facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jemaah Haji Kloter 8 Sudah Kembali ke Makassar, Wabup Bersyukur Jumlahnya Sama

Eviera Paramita Sandi Sabtu, 06 Agustus 2022 | 09:57 WIB

Jemaah Haji Kloter 8 Sudah Kembali ke Makassar, Wabup Bersyukur Jumlahnya Sama
Suasana foto bersama petugas haji, pemerintah daerah dan jamaah haji asal Kabupaten Maros, Takalar, Kota Palopo, Makassar dan Sultra yang tergabung dalam Kloter 8 Debarkasi Makassar saat penerimaan di Aula Asrama Haji Sudiang, Makassar, Jumat malam (5/8/2022). [ANTARA/ Suriani Mappong]

Ia pun berharap para jemaah haji bisa pulang ke daerah masing-masing dapat menjadi suri teladan bagi masyarakat yang merupakan ciri sebagai haji yang mabrur.

SuaraSulsel.id - Jamaah haji asal Kabupaten Maros, Takalar, Kota Palopo, Makassar di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara tiba di Debarkasi Kota Makassar sekitar pukul 19.25 Wita, Jumat (5/8/2022).

"Alhamdulillah semua jamaah kembali ke tanah air dengan selamat dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya," kata Koordinator PPIH Debarkasi Makassar, H Muhammad Tonang saat penerimaan jamaah haji Kloter 8 di Asrama Haji Sudiang, Makassar.

Ia pun berharap para jemaah haji bisa pulang ke daerah masing-masing dapat menjadi suri teladan bagi masyarakat yang merupakan ciri sebagai haji yang mabrur.

Adapun Wakil Bupati Takalar, H Ahmad Se're mengatakan, pihaknya sangat bersyukur karena jamaah haji asal Takalar jumlah keberangkatan sama dengan jumlah kepulangan.

"Dengan dibukanya penyelenggaraan jamaah haji tahun ini, kami bersyukur warga kami dapat berhaji meskipun hanya separuh dari total kuota normal," ujarnya.

Ia pun berharap agar tahun depan Pemerintah Arab Saudi yang kemudian dilaksanakan oleh penyelenggara haji sudah memberikan 100 persen kuota berhaji.

Apalagi diakui, animo masyarakat untuk berhaji asal Kabupaten Takalar cukup tinggi, sehingga daftar tunggu rata-rata dapat mencapai di atas 25 tahun.

Hal itu dibenarkan salah seorang jamaah haji asal Galesong, Kabupaten Takalar, Daeng So'na.

Dia mengatakan, naik ke tanah suci ini sungguh suatu hal yang sangat ditunggu-tunggu, apalagi sempat terhalang ke tanah suci dua tahun akibat pandemi COVID-19.

"Jadi kami sangat bersyukur mendapat kesempatan berhaji, meskipun awalnya sempat tertunda dua tahun karena pandemi COVID-19," katanya..

Komentar

Berita Terkait