facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pembebasan Lahan Kereta Api Makassar - Parepare Rampung, Menteri: Insyaallah Bulan Oktober Beroperasi

Muhammad Yunus Minggu, 29 Mei 2022 | 12:13 WIB

Pembebasan Lahan Kereta Api Makassar - Parepare Rampung, Menteri: Insyaallah Bulan Oktober Beroperasi
Jalur kereta api Makassar - Parepare direncanakan akan beroperasi pada Oktober 2022 [SuaraSulsel.id/Humas Pemprov Sulsel]

Tiga bupati mengaku pembebasan lahan sudah rampung 100 persen

SuaraSulsel.id - Tiga Bupati pada rapat koordinasi percepatan pembangunan jalur kereta api Makassar-Parepare bersama Menteri Perhubungan RI dan Gubernur Sulsel di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, melaporkan terkait pembebasan lahan warga di wilayah masing-masing yang sudah 100 persen.

Ketiganya merupakan kepala daerah yang daerahnya dilalui jalur kereta api, yakni Bupati Maros Chaidir Syam; Bupati Pangkep Muh. Yusran Lalogau, dan Bupati Barru Suardi Saleh.

Menteri Perhubungan pun mengapresiasi hal ini dan berkat langkah koordinasi yang dilakukan termasuk bersama Pemprov Sulsel.

"Ini (pembebasan lahan) sudah aman, ini gubernurnya top, bupatinya top, kita kolaborasi insyaallah bulan 10 operasional," kata Budi Karya Sumadi.

Baca Juga: Longsor di Tana Toraja dan Banjir di Takalar, Pemprov Sulsel Lakukan Penanganan Darurat

Hal ini juga diaminkan oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, "Itu sudah aman, tadi dilaporkan Pak Bupati sudah aman semua," sebutnya merespon pertanyaan wartawan.

"Masalah yang ada justru tinggal lahan milik Pemda yang harus menyerahkan lahannya," lanjutnya.

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau menyampaikan capaian 100 persen pembebasan lahan.

"Saya langsung melaporkan, kami untuk Kabupaten Pangkep sudah 100 persen pembebasan lahannya," jelasnya.

Seperti yang disampaikan gubernur, terdapat lahan milik Pemda yang harus dilepaskan atau diserahkan ke Balai Perkeretaapian.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Gunakan Helikopter Pantau Pencarian Korban KM Ladang Pertiwi di Perairan Pangkep

"Insyaallah sebentar akan saya serahkan pada Balai untuk ditindaklanjuti, jadi aset-aset Pemda khusunya di kabupaten kami, sudah terselesaikan semua," ucapnya.

Sedangkan Bupati Maros Chaidir Syam mengklaim persoalan pembebasan lahan juga sudah tuntas.

"Kami di kabupaten Maros untuk persoalan lahan sudah tuntas, sudah clear semuanya. Kita senangnya seluruh Forkopimda Provinsi dan seluruh komponen ini terus turun bersama dan semuanya terselesaikan semuanya. Sehingga pembangunan sudah berjalan," ujarnya.

Demikian juga dengan Bupati Barru Suardi Saleh menyampaikan koordinasi intens dengan Pemprov dan Balai Perkeretaapian persoalan Pembebasan lahan dapat diselesaikan dan tidak ada masalah saat ini.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait