facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

BMKG Himbau Warga NTT Waspada Gelombang Laut 4 Meter Selama 3 Hari ke Depan

Muhammad Yunus Senin, 23 Mei 2022 | 19:39 WIB

BMKG Himbau Warga NTT Waspada Gelombang Laut 4 Meter Selama 3 Hari ke Depan
Ilustrasi gelombang laut. [Shutterstock]

Gelombang laut hingga 4 meter di sejumlah titik perairan Provinsi Nusa Tenggara Timur

SuaraSulsel.id - Stasiun Meteorologi Maritim Tenau-Kupang Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga agar mewaspadai potensi gelombang laut hingga 4 meter di sejumlah titik perairan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) selama tiga hari ke depan.

"Gelombang laut kategori tinggi 2,5-4 meter berpeluang melanda sejumlah perairan di NTT selama 24-26 Mei 2022 sehingga perlu diwaspadai kapal-kapal yang hendak berlayar," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau-Kupang BMKG Syaeful Hadi di Kupang, Senin 23 Mei 2022.

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan prakiraan cuaca di wilayah perairan NTT yang berlaku selama tiga hari (24-26 Mei).

Syaeful menyebutkan sejumlah titik perairan yang berpeluang dilanda gelombang tinggi yaitu Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan selatan Kupang-Rote, dan Samudera Hindia selatan Kupang-Rote.

Baca Juga: Daftar 10 Kabupaten dan Kota di NTT Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan, Ada Tempat Tinggal Kamu?

Gelombang laut dengan potensi ketinggian hingga 4 meter perlu diwaspadai karena beresiko tinggi terhadap kapal feri, termasuk kapal nelayan maupun kapal tongkang.

Lebih lanjut ia mengatakan terdapat satu titik perairan yang berpeluang dilanda gelombang sangat tinggi (4-5 meter) yaitu di Samudera Hindia selatan Sumba-Sabu yang beresiko tinggi terhadap pelayaran kapal kargo.

Sementara itu kondisi hasil analisis kondisi sinoptik menunjukkan bahwa umumnya angin bertiup dari arah Timur Laut ke Tenggara dengan kecepatan 2-5 Skala Beaufort.

Pihaknya mengimbau para nelayan maupun operator kapal agar menghindari wilayah laut yang berpeluang dilanda gelombang tinggi demi keselamatan pelayaran.

"Selain itu terus memantau kondisi cuaca di perairan dari BMKG untuk menentukan rencana pelayaran yang aman dan lancar," kata Syaeful Hadi. (Antara)

Baca Juga: Waspada Wisatawan! Gelombang Laut di Yogyakarta dan Jabar Bisa Capai 6 Meter

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait