Harusnya Musim Kemarau Tapi Masih Ada Hujan dan Petir, BMKG: Atmosfer Terganggu Picu Anomali Cuaca

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama beberapa hari ke depan masih akan berlangsung

Muhammad Yunus
Minggu, 15 Mei 2022 | 08:42 WIB
Harusnya Musim Kemarau Tapi Masih Ada Hujan dan Petir, BMKG: Atmosfer Terganggu Picu Anomali Cuaca
Warga beraktivitas saat hujan deras di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur, Jumat (18/6/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraSulsel.id - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama beberapa hari ke depan masih akan berlangsung. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar menyebut, hal ini disebabkan gangguan atmosfer yang memicu terjadinya anomali cuaca.

"Hujan yang terjadi beberapa hari terakhir ini memang disebabkan adanya gangguan atmosfer," ujar Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Sulawesi Selatan, Agusmin H saat dikonfirmasi Antara, Sabtu 14 Mei 2022.

Ia menjelaskan hujan dengan intensitas hujan sedang hingga lebat terjadi selama beberapa hari terakhir, dipicu gangguan atmosfer. Berupa adanya perlambatan pergerakan massa udara di sebelah barat. Tepatnya di perairan Selat Makassar bagian selatan.

"Sehingga faktor ini menyebabkan bibit awan-awan konvektif dengan mudah tumbuh dan berkembang membentuk awan-awan hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang (Cumulonimbus)," katanya menjelaskan.

Baca Juga:Pertemuan Mendadak Ketua Tiga Parpol di Makassar, Membahas Koalisi Pilpres 2024

Menurut Agusmin, seharusnya kondisi saat ini sudah memasuki musim kemarau.

Namun, karena adanya gangguan atmosfer tersebut memicu terjadinya anomali atau perubahan cuaca berdampak hujan pada sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, Barat dan sekitarnya.

"Sebenarnya, saat ini baru memasuki musim kemarau, diperkirakan puncaknya nanti Agustus sampai September tahun 2022. Tapi, saat ini terjadi hujan karena adanya gangguan yang di maksud tadi," tuturnya.

Dengan gangguan atmosfer itu, bibit-bibit awan konvektif dengan mudah terbentuk dan tumbuh berkembang kemudian menjadi awan-awan hujan yang menyebar ke wilayah Sulselbar dan sekitarnya.

Baca Juga:Peringatan Hari Buruh Internasional, Danny Pomanto Dorong Tripartit Bangun Ekonomi Makassar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini