Amiruddin juga kini telah mendampingi IS melakukan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.
"Saya sudah dampingi korban juga membuat laporan polisi. Kami juga meminta penyidik mendatangkan saksi-saksi," ucap Amiruddin.
Mama Bota, salah satu saksi kunci dalam masalah ini. Namun saat ini keberadaannya tidak diketahui dimana.
Sementara saat ini, psikologi korban sudah jelas terganggu. Ia sering termenung dan sudah tidak berpikir melanjutkan sekolahnya. Ia rencana merantau.
Baca Juga:Dilaporkan Perkosa ART, AKBP M Dicopot dari Jabatannya di Ditpolairud
"Kami sementara mencari dalangnya, si Mama Bota ini. Setelah kasus ini, dia seperti menghilang," jelasnya.
Amiruddin mengaku kalau dari segi hukum, tentu keluarga korban meminta sanksi setimpal untuk pelaku. Dari segi pekerjaan, tentu secara langsung harus dihukum dengan mengikuti kode etik.
"Pencopotan," ungkapnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing