- Polsek Ponrang mengamankan 7 unit mobil tangki bermuatan solar diduga ilegal.
- Namun saat dikonfirmasi mengenai pengamanan itu, CCTV Polsek disebut rusak.
- Kapolsek Ponrang menyebut CCTV itu tak berfungsi lantaran dikencingi kucing.
SuaraSulsel.id - Kamera pengawas atau CCTV di Kantor Polsek Ponrang disebut rusak saat polisi mengamankan 7 unit mobil tangki bermuatan BBM jenis solar yang diduga bersubsidi.
Hal tersebut disampaikan Kapolsek Ponrang, E Syamsuri saat dikonfirmasi terkait pengamanan 7 unit mobil tangki yang memuat BBM jenis solar. CCTV disebut tak berfungsi lantaran dikencingi kucing.
Kapolsek membenarkan adanya pengamanan terhadap kendaraan tersebut yang diduga akan digunakan untuk keperluan industri.
"Ya, benar ada 7 unit mobil tangki yang diamankan. Itu diamankan oleh anggota Krimsus Polda Sulsel dan dititipkan di Polsek Ponrang. Muatannya diduga jenis solar bersubsidi yang akan diperuntukkan industri," kata Syamsuri dikutip dari Wartasulsel--jaringan Suara.com.
Terpisah, Kasi Humas Polres Luwu, Yakobus R menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya dari Kapolsek Ponrang, sekitar pukul 17.30 WITA, seluruh kendaraan tersebut telah dibawa ke Polda Sulawesi Selatan.
"Informasi dari Kapolsek, sekitar pukul 17.30 WITA, 7 unit mobil tangki yang sebelumnya diamankan di Polsek Ponrang sudah dibawa oleh anggota Polda Sulsel ke kantor Polda. Kendaraan tersebut diduga memuat BBM solar ilegal," jelas Yakobus R..
Di sisi lain, Kasubdit 3 Krimsus Polda Sulsel, Jufrinatsir saat dikonfirmasi hanya memberikan jawaban singkat.
"Saya lagi di ruangan Pak Dir," ujarnya singkat.