Reaksi Mengejutkan Susi Pudjiastuti Melihat Kapal Nelayan Indonesia Dibakar di Australia

Tiga kapal nelayan Indonesia dibakar oleh petugas Australia

Muhammad Yunus
Selasa, 09 November 2021 | 15:43 WIB
Reaksi Mengejutkan Susi Pudjiastuti Melihat Kapal Nelayan Indonesia Dibakar di Australia
Kapal nelayan Indonesia dibakar di perairan Australia [telisik.id]

SuaraSulsel.id - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti bereaksi dengan pembakaran tiga kapal nelayan Indonesia oleh petugas Australia.

Nelayan Indonesia ditangkap saat memancing di wilayah perairan Canberra, Australia.

Mengutip telisik.id -- jaringan Suara.com, melalui akun twitter @susipudjiastuti, Susi menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya kepada petugas Australia. Karena sudah menjaga wilayah dan sumber daya lautnya.

"Respect dan apresiasi untuk aparat Australia yang telah menjaga kedaulatan wilayah & resources-nya," kata Susi, dikutip Selasa (9/11/2021).

Baca Juga:Viral Anggota Tentara Australia Fasih Bahasa Jawa, Ternyata Asli Daerah Ini

Susi berpandangan, mestinya Indonesia melakukan hal yang sama kepada kapal-kapal pencuri ikan di lautan Indonesia.

"Sehingga nelayan-nelayan domestik kita bisa terus mendapatkan hasil yang banyak," lanjutnya.

Kepala Komando Perbatasan Maritim Laksamana Muda Mark Hill mengatakan, total kapal yang tertangkap berjumlah 16. Namun, 13 kapal lainnya hanya diusir.

Untuk ketiga kapal lainnya, kapal itu yang dimusnahkan dengan cara dibakar. Sebelumnya, petugas juga menyita peralatan pancing, jaring, dan juga hasil tangkapan kapal tersebut.

"Kami memiliki akhir pekan yang sibuk. Dimana kami menemukan 16 kapal yang menangkap ikan secara ilegal. (Kami) meresponsnya bersama dengan otoritas perikanan Australia Barat," kata Laksamana Hill, dikutip dari ABC News, Selasa (9/11/2021).

Baca Juga:Sister City Denpasar - Darwin Australia Buka Peluang Promosi Hingga Pertukaran Pelajar

Ia menambahkan bahwa beberapa kapal dan nelayan yang tertangkap kali ini bukanlah wajah baru. Karena pernah tertangkap sebelumnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini