alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

BPK Temukan Kerugian Bansos Covid-19 Pemprov Sulsel Rp 1,1 Miliar

Muhammad Yunus Rabu, 25 Agustus 2021 | 17:00 WIB

BPK Temukan Kerugian Bansos Covid-19 Pemprov Sulsel Rp 1,1 Miliar
Bantuan sembako untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 oleh Pemprov Sulsel beberapa waktu yang lalu [SuaraSulsel.id / Lorensia Clara Tambing]

BPK Perwakilan Sulawesi Selatan menemukan sekitar 8.000 kasus penyalahgunaan keuangan di Sulawesi Selatan

SuaraSulsel.id - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Selatan menemukan ada sekitar 8.000 kasus penyalahgunaan keuangan di Sulawesi Selatan. Data itu tercatat dari Januari hingga Juni 2021.

Kepala BPK RI Henry Paula Simatupang mengatakan dari ribuan kasus itu, BPK menerbitkan sekitar 25 ribu temuan. 75,35 persen di antaranya sudah ditindaklanjuti.

"Data ini dari 24 kabupaten/kota. Masih ada 24,65 persen belum tuntas," kata Henry pada workshop virtual bersama media, Rabu, 25 Agustus 2021.

Ia mengatakan temuan tiga hasil pemeriksaan yang signifikan diantaranya pelampauan nilai anggaran, aset tetap yang tidak diketahui keberadaannya dan sisa kas yang belum disetorkan sampai dengan 31 Desember 2020 ke kas daerah.

Baca Juga: Juliari Divonis Ringan usai Menderita Dibully, Publik: Hakim Berjiwa Lembut Ya

Salah satu pelampauan nilai anggaran yang ditemukan ada di Pemprov Sulsel. Kata Henry, nilainya sekitar Rp 1,1 miliar untuk belanja bantuan sosial Covid-19.

"Kalau ditanya ada gak temuan soal Covid, jawabnya ada di (pemerintah) provinsi. Ada Rp 1,1 miliar. Sementara berjalan di aparat penegak hukum (APH)," ujar Henry.

BPK sendiri sudah melakukan audit secara akurat soal pengadaan paket sembako bantuan oleh Pemprov Sulsel pada tahun 2020. Lembaga pemeriksa itu menemukan ada selisih harga yang tidak wajar pada pengadaan tersebut.

"Sudah ditangani APH. Indikasinya Rp 1,1 miliar selisihnya," tambahnya.

Kasus Bansos ini memang tengah ditangani pihak Kepolisian. Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan mengatakan kasusnya sedang dalam tahap penyidikan.

Baca Juga: Cacian Masyarakat jadi Pertimbangan Hakim, Pukat UGM: Konsekuensi dari Kejahatan Juliari

Tak hanya di Pemprov Sulsel, bantuan sosial untuk penanganan Pandemi Covid-19 di Kota Makassar kata Henry juga bermasalah. Saat ini, pihaknya sedang melakukan invetigasi mendalam.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait