Jenazah Covid-19 Lambat Dimakamkan, Ini Penjelasan Satgas Covid-19 Pemprov Sulsel

Jenazah Covid-19 di Kota Makassar membusuk karena lambat dijemput Satgas

Muhammad Yunus
Rabu, 28 Juli 2021 | 05:30 WIB
Jenazah Covid-19 Lambat Dimakamkan, Ini Penjelasan Satgas Covid-19 Pemprov Sulsel
Petugas dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap membawa jenazah ke liang lahat di Kediri, Jawa Timur. (Antara)

"Kami melakukan pemulasaraan (jenazah) lapor ke Satgas Provinsi Sulsel dan dijemputnya malam Selasa sekitar jam 1 (malam) dijemput dan ini sudah 24 jam di pemulasaran," kata Ardin Sani dikonfirmasi, Selasa (27/7/2021).

"Akhirnya mayat sudah mengalami bau dan kami pihak RS berharap supaya kami RS ketika sudah dilakukan pemulasaraan cepat dilakukan proses penjemputan untuk penguburan," tambahnya.

Ardin menjelaskan, pada Sabtu (24/7) lalu, ada tiga jenazah yang ditangani. Dua diantaranya orang yang meninggal saat isolasi mandiri di rumahnya. Pihak RS Daya kemudian diberi tanggung jawab untuk melakukan pemulasaraan jenazah.

"Seharusnya setelah melewati proses pemulasaraan, jenazah segera dijemput untuk dimakamkan. Namun sayang, jenazah baru dijemput Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 Wita," jelasnya.

Baca Juga:Periksa 3 Makelar, Polres Jakbar Temukan Fakta Baru Kasus Kartel Kremasi Jenazah Covid

Sementara itu, ada satu jenazah yang meninggal di RS Daya pada Senin (26/7) kemudian dilakukan proses pemulasaraan. Namun jenazah baru dijemput Satgas Covid-19 Sulsel pada Selasa pukul 01.00 Wita.

"Kami beberapa menghubungi media center Satgas Covid, namun kita disuruh bersabar. Karena disebutkan mereka sangat sibuk. Jenazah yang di RS Daya masuk dalam antrean 32 dari 52 jenazah yang ditangani," terang Ardin.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini