alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ditentang Ustadz Abdul Somad, Peramal Masa Depan Kontroversial Mbak You Meninggal Dunia

Muhammad Yunus Kamis, 01 Juli 2021 | 15:16 WIB

Ditentang Ustadz Abdul Somad, Peramal Masa Depan Kontroversial Mbak You Meninggal Dunia
Mbak You dan Ustadz Abdul Somad

Peramal masa depan yang sering bikin kontroversi Mbak You meninggal dunia

SuaraSulsel.id - Peramal masa depan yang sering bikin kontroversi Mbak You meninggal dunia hari ini, Kamis 1 Juli 2021. Kabar meninggalnya Mbak You disampaikan oleh salah satu karyawannya, bernama Adi,

"Gue konfirmasi mbak you betul meninggal barusan, di RS Premiere Bintaro. Kira-kira dia dilarikan ke rumah sakit satu jam yang lalu lah," ujar Adi.

Saat masih hidup, Ustaz Abdul Somad menduga Mbak You dapat bisikan dari setan. Karena meramal pesawat jatuh di tahun 2021. Hal itu dikatakan Ustadz Somad menanggapi ramalan Mbak You yang viral itu.

Dalam pernyataannya itu, Ustadz Abdul Somad minta umat Islam jangan percaya terhadap ramalan apapun. Termasuk ramalan Mbak You mengenai pesawat jatuh.

Baca Juga: Kabar Duka, Peramal Mbak You Meninggal Dunia

Ustadz Abdul Somad lalu menyitir hadis Nabi yang menyebutkan bahwa siapa yang datang kepada dukun, percaya dia kepada ucapan dukun itu, tidak diterima salatnya 40 hari 40 malam.

Dilansir dari YouTube Ustadz Lovers, saat itu seorang mahasiswi bertanya mengenai sikap seorang muslim terhadap ramalan kepada Ustadz Abdul Somad.

Bahkan dalam riwayat lain, kata Ustadz Abdul Somad, percaya kepada dukun dianggap kafir.

Dukun dalam hadis ini dibagi dua yaitu arraf dan kahin. "Kahin adalah dukun yang berteman dengan jin atau setan," ujar Ustaz Abdul Somad.

Sedangkan arraf, lanjut dia, adalah dukun yang memprediksi berdasarkan tanda-tanda alam, tanda-tanda tubuh.

Baca Juga: Mbak You Meninggal Dunia, Jasadnya Belum Dimandikan dan Belum Dikubur, Ada di Sini

"Intinya dua-dua tidak dibenarkan baik yang melihat bentuk tubuh maupun yang berteman dengan setan," ujar Ustaz Abdul Somad.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait