alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cerita Lucu Buat Pasien Covid-19, Semoga Lekas Sembuh

Muhammad Yunus Senin, 21 Juni 2021 | 06:40 WIB

Cerita Lucu Buat Pasien Covid-19, Semoga Lekas Sembuh
Ilustrasi : Yusuf Ridwansyah, pasien sembuh dari virus corona di Jabar. (dok pribadi)

Narasi positif. Lingkungan yang selalu memberikan energi positif. Semangat untuk sembuh.

SuaraSulsel.id - Bagi pasien Covid-19 atau penyakit berbahaya lainnya. Untuk cepat sembuh dibutuhkan obat dan vitamin untuk mengembalikan kekebalan tubuh melawan penyakit.

Selain itu dibutuhkan juga narasi positif. Lingkungan yang selalu memberikan energi positif. Semangat untuk sembuh dan terbebas dari segala macam penyakit.

Salah satu cerita atau guoyonan dari mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini mungkin bisa memberikan senyum dan energi positif bagi Anda yang sedang terbaring sakit. Semoga lekas sembuh dan kembali berkumpul bersama keluarga dan teman-teman.

Mengutip dari nu.or.id, ini humor cukup populer, berkat Gus Dur tentunya. Gus Dur melontarkan humor ini untuk menjelaskan bagaimana kiai tidak main-main dengan satu prinsip syariat Islam: maslahah, tentang kebaikan umat banyak.

Baca Juga: Tuduhan Mengcovidkan Pasien, Perhimpunan Rumah Sakit Buka Suara

Suatu hari Gus Dur satu mobil dengan kiai-kiai. Ada 5-6 orang kiai. Mobil ber-AC. Tidak ada yang merokok, kecuali satu kiai. Kiai ini, sebut saja Kiai Ahmad. Dia akhirnya merokok.

Biar tidak mengganggu yang lain, Kiai Ahmad membuka jendel kaca. Di situlah tangan kiri Kiai Ahmad nyelonong keluar, megang rokok.

Tapi seorang kiai tetap keberatan Kiai Ahmad Merokok.

“Kiai, tahan dululah. Sejam lagi sampai kita. Di sana kita merokok.”

Kiai Ahmad yang ditegur diam saja.

Baca Juga: Minggu Pagi, RSDC Wisma Atlet Tambah 300 Pasien Covid-19, Total yang Dirawat 7.356 Orang

Tangkapan layar Almarhum Gus Dur saat mengupas konflik Israel dan Palestina. [YouTube]
Tangkapan layar Almarhum Gus Dur saat mengupas konflik Israel dan Palestina. [YouTube]

“Kiai, mending matikan saja rokoknya. Dan tutup jendelanya. Bahaya juga kalau ada tiang listrik, tangan Sampean patah nanti,” seorang kiai yang keberatan menakut-nakuti Kiai Ahmad. Tapi Kiai Ahmad cuwek.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait