Muncul Varian Baru Covid-19, Wali Kota Makassar Gelar Pertemuan Darurat

Belum ada wacana lockdown Kota Makassar

Muhammad Yunus
Senin, 21 Juni 2021 | 05:50 WIB
Muncul Varian Baru Covid-19, Wali Kota Makassar Gelar Pertemuan Darurat
Wali Kota Makassar Danny Pomanto melihat kesiapan ambulans yang akan digunakan untuk kegiatan vaksinasi Covid-19 di Makassar, Jumat 12 Maret 2021 / [SuaraSulsel.id / Humas Pemkot Makassar]

Varian ini diawali oleh gejala yang mirip dengan infeksi virus asalnya. Akan tetapi, varian Delta membuat gejala-gejala tersebut menjadi lebih parah dan lebih sulit ditangani oleh tim medis.

Melansir Data Kementerian Kesehatan, sampai 13 Juni 2021 sudah ada 107 infeksi varian Delta di Indonesia. Infeksi ini jauh lebih besar dibanding varian Alfa dengan 36 infeksi dan varian Beta dengan lima kasus. Hal ini membuat varian Delta menjadi VOC terbesar di Indonesia.

Menurut Kementerian Kesehatan, ada tiga hal yang menjadi penyebab penyebaran varian ini di Indonesia.

Pertama, interaksi sosial yang cukup tinggi. Kedua, pelanggaran protokol kesehatan. Ketiga, hadirnya varian virus baru yakni varian Delta yang penyebarannya sangat cepat.

Baca Juga:Kominfo-Pemkot Makassar Bikin Pelatihan untuk 10 Ribu Talenta Digital

Mobil Satgas Covid Hunter Kota Makassar diluncurkan Jumat 4 Juni 2021 / [SuaraSulsel.id / Istimewa]
Mobil Satgas Covid Hunter Kota Makassar diluncurkan Jumat 4 Juni 2021 / [SuaraSulsel.id / Istimewa]

Skrining Ganda di Bandara dan Pelabuhan

Guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, Pemerintah Kota Makassar berharap pada Otoritas Bandara (Otban) Sultan Hasanuddin, dan Syahbandar Pelabuhan Makassar melakukan skrining ganda. Bagi warga yang melakukan perjalanan ke Kota Makassar.

Selain bandara dan pelabuhan, pihak pengelola terminal angkutan antar daerah juga diharap melakukan skrining ulang bagi para pendatang.

"Langkah antisipasi penyebaran Covid-19 dari klaster pendatang. Maka akan dilakukan Double Screening. Pemkot akan mengimbau agar otoritas bandara, terminal dan pelabuhan segera melakukan screening ulang bagi para pendatang," ujar Jubir Tim Makassar Recover Henny Handayani.

Awal Juli mendatang, Tim Detektor Makassar Recover akan segera melaksanakan skrining massal, di semua kelurahan.
Tujuannya, lanjut Henny, untuk memaksimalkan agenda triase (pemilahan) tingkatan gejala paparan virus Covid-19. Hal ini juga untuk mengantisipasi lebih dini ketersediaan ruang perawatan di rumah sakit dan ruang isolasi.

Baca Juga:Deteksi Corona Varian Baru Terkendala, Pemkot Makassar Bakal Upayakan Ini

Henny menambahkan, pengawasan pada para pelaku usaha kuliner dan tempat hiburan, melalui zoom monitoring akan lebih dipertegas. Termasuk pula penerapan protokol kesehatan di rumah ibadah makin diperketat untuk mencegah timbulnya klaster baru dari jemaah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini