Ajudan Ungkap Strategi Pemberian Uang dari Kontraktor ke Nurdin Abdullah

Sidang lanjutan terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Sulawesi Selatan

Muhammad Yunus
Kamis, 03 Juni 2021 | 12:34 WIB
Ajudan Ungkap Strategi Pemberian Uang dari Kontraktor ke Nurdin Abdullah
Salman Natsir, mantan ajudan Nurdin Abdullah menjadi saksi di Pengadilan Negeri Makassar dengan terdakwa pengusaha Agung Sucipto, Kamis 3 Juni 2021 / [SuaraSulsel.id / Lorensia Clara Tambing]

"Kalau tanggal persisnya, saya lupa. Tapi saya pernah diminta ke rujab, kemudian dia (NA) menyampaikan butuh biaya operasional Rp 1 miliar. Dia bertanya ke saya siapa kira-kira yang bisa membantu," ujar Sari.

"Setelah itu saya menyampaikan tergantung beliau, siapa yang diperintahkan. Pak Nurdin tanya Haji Momo," lanjutnya lagi.

Sari kemudian menghubungi Haji Momo dan menyampaikan maksud Nurdin Abdullah. Haji Momo bilang setuju dan menentukan waktu kapan diambil.

Haji Momo kemudian memerintahkan orang kepercayaannya bernama Haji Boi untuk mengantar uang tersebut ke Sari. Mereka bertemu di penginapan, di samping Hotel Awal Bros.

Baca Juga:Firli Bahuri Nonaktifkan Penyidik Kasus Nurdin Abdullah

"Waktu itu saya belum bisa terima karena Nurdin saat itu tidak ada di Makassar. Setelah di Makassar, saya kemudian ambil itu uang dan titip di rumah ponakan," jelasnya.

Uang sebesar Rp 1 miliar itu kata Sari juga ditaruh di kardus. Ia kemudian menitip uang tersebut di rumah ponakannya, sambil dipindahkan ke koper.

"Besoknya diambil oleh Salman, ajudan NA. Saya serahkan di depan apartemen Vida View. Saat itu salman bertanya, bu Sari, saya mau ambilmi uangnya," ujar Sari menirukan percakapannya bersama Salman.

Haji Momo adalah pemilik PT Tocipta Sarana Abadi. Perusahaan ini adalah pemenang sejumlah proyek jalan provinsi di Kabupaten Wajo.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Baca Juga:Sari Pudjiastuti : Nurdin Abdullah Selalu Titip Kontraktor

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini