Terbongkar! Dinas Sosial Makassar Usul 53 Orang Meninggal Dapat Bantuan

Orang yang sudah meninggal tidak boleh mendapatkan bantuan

Muhammad Yunus
Rabu, 05 Mei 2021 | 16:28 WIB
Terbongkar! Dinas Sosial Makassar Usul 53 Orang Meninggal Dapat Bantuan
Ilustrasi : Relawan memberikan bantuan kepada penderita kusta di Kota Makassar / [Foto SuaraSulsel.id / Istimewa]

SuaraSulsel.id - Puluhan penderita kusta di Kota Makassar masih diusulkan namanya menjadi penerima bantuan jaminan hidup. Padahal orangnya sudah meninggal dunia.

Hal tersebut diketahui setelah Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan melakukan verfikasi data. Ada 400 orang calon penerima bantuan jaminan hidup eks penderita kusta yang diusul dari Dinas Sosial Makassar.

Plt Kepala Dinas Sosial Sulsel Hasan Basri Ambarala mengaku kaget. Saat melakukan verifikasi data. Puluhan orang meninggal masih diusul jadi penerima bantuan.

"Dari 400 orang yang diusul, ada 53 orang yang sudah dinyatakan meninggal dunia namun tetap masuk dalam daftar," kata Hasan Basri, Rabu, 5 April 2021.

Baca Juga:Koruptor di Makassar Diusulkan Dapat Remisi, ACC : Sangat Tidak Etis

Ia mengaku sebelum memberikan bantuan, verifikasi data memang harus dilakukan terlebih dahulu. Namun ternyata banyak data bermasalah yang jadi temuan.

"Bagaimana caranya mau kita berikan kalau sudah meninggal dunia. Sekarang sistem bantuan juga sudah non tunai. Langsung transfer di rekening BPD, tidak lagi secara tunai atau langsung," tambahnya.

Alokasi anggaran bantuan penderita kusta tahun ini memang cukup besar. Setiap orang akan mendapatkan bantuan sebanyak Rp 1,8 juta selama setahun.

Muhammad Bakri, Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial dan Penyandang Disabilitas, dan Lanjut Usia Dinsos Sulsel menambahkan ada potensi temuan hingga Rp 95,4 juta jika dibayarkan. Mereka yang telah dinyatakan meninggal dunia, tak boleh lagi diberi bantuan.

Ia menjelaskan pengusulan oleh Dinas Sosial Makassar dilakukan awal Januari tahun ini. Ada sekitar 400 orang yang dimasukkan oleh Pemkot Makassar untuk mendapat bantuan eks penderita kusta.

Baca Juga:Nasib Guru Honorer di Makassar, 4 Bulan Belum Digaji

Namun, pihaknya merasa ada yang janggal. Hal tersebut juga sudah dilaporkan ke Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Sudirman kemudian memerintahkan agar ada verifikasi data di lapangan. Ia ingin memastikan sasaran penerimanya.

"Saat tim turun lapangan, awalnya ada 40 orang yang dinyatakan sudah meninggal dari jumlah 400 orang itu," tegasnya.

Memang cukup mudah untuk mengecek identitas penderita kusta ini. Karena mereka berkumpul di satu titik, yakni di Jalan Dangko.

Kata Bakri, tim kemudian kembali turun mengecek untuk kedua kalinya. Hasilnya, masih ada 13 data yang bermasalah. Kini, ada total 53 calon penerima yang bermasalah lantaran meninggal dunia.

"Kasusnya sama, 13 orang itu sudah meninggal. Semestinya tak lagi diusulkan untuk menerima bantuan," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini