Hampir Pasti Listyo, Indonesia Akan Cetak Sejarah Kapolri Agama Katolik

Sebelumnya juga ada Kapolri yang beragama kristen

Muhammad Yunus | Ria Rizki Nirmala Sari
Rabu, 13 Januari 2021 | 14:43 WIB
Hampir Pasti Listyo, Indonesia Akan Cetak Sejarah Kapolri Agama Katolik
Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo bergegas usai memberikan keterangan kepada awak media di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (15/12/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SuaraSulsel.id - Presiden Jokowi mengajukan nama tunggal Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Calon Kapolri. Untuk menggantikan Jenderal Idham Azis yang akan pensiun.

Jokowi sudah berkirim surat kepada DPR dalam menentukan nama Calon Kapolri. Dalam surat tersebut, Jokowi mengajukan Listyo Sigit Prabowo yang pernah menjadi ajudannya.

Nama Listyo menjadi calon kuat Kapolri berdasarkan surat presiden Surat Presiden (Surpres) yang diantarkan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno ke pimpinan DPR, Rabu (13/1/2021). 

"Karena itu pada hari ini seperti yang saya sampaikan tadi bahwa surpres telah kami terima dari bapak Presiden yang mana bapak Presiden menyampaikan usulan pejabat kapolri yang akan datang dengan nama tunggal yaitu Bapak Listyo Sigit Prabowo yang saat ini menjabat sebagai Kabareskrim," kata Ketua DPR dari PDI Perjuangan Puan Maharani di DPR.

Baca Juga:Diisukan Jadi Calon Kuat Kapolri, Komjen Pol Listyo Sigit: Hoaks

Setelah menerima surat presiden, DPR akan memprosesnya. DPR memiliki waktu 20 hari untuk menjalankan mekanisme pengambilan persetujuan calon Kapolri.

"Artinya tanggal 1 Februari 2021 akan ada kapolri baru yang akan mengemban jabatannya," katanya. 

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni mengatakan apabila surat presiden telah diterima, DPR akan rapat badan musyawarah, kemudian rapat pimpinan.

Pembahasan akan dilanjutkan ke sidang paripurna serta uji kelayakan dan kepatutan calon kapolri. "Fit and proper test minggu depan."

Mesti diwaspadai

Baca Juga:Bagi Teroris, Polisi Halal Diserang, Agama Komjen Listyo Sigit Jadi Sorotan

Direktur The Indonesia Intelligence Institute Ridwan Habib menyarankan pemerintah mewaspadai kelompok teroris yang anti terhadap calon kapolri baru.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini