alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

4 Pertanyaan untuk Presiden Jokowi Sebelum Disuntik Vaksin, Jawabnya Tidak

Muhammad Yunus Rabu, 13 Januari 2021 | 11:09 WIB

4 Pertanyaan untuk Presiden Jokowi Sebelum Disuntik Vaksin, Jawabnya Tidak
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan vaksinasi Covid-19 perdana di Istana Negara, Rabu 13 Januari 2021 / [Foto Istimewa]

Sebelum disuntik, Presiden Jokowi diajukan beberapa pertanyaan oleh dokter

SuaraSulsel.id - Presiden Jokowi melakukan vaksinasi perdana di Istana Negara, Rabu 13 Januari 2021. Vaksinasi Covid-19 ini disiarkan langsung oleh stasiun TV dan sejumlah platform media sosial.

Sebelum disuntik, Presiden Jokowi diajukan beberapa pertanyaan oleh dokter. Empat pertanyaan yang disampaikan adalah pernah terkonfirmasi positif Covid-19 ? Pernah batuk atau pilek beberapa hari terakhir ? Pernah mengindap penyakit jantung ? Atau penyakit lain seperti ginjal ?

"Semua saya jawab tidak," kata Jokowi lewat akun resmi Facebook Presiden Joko Widodo.

Jokowi berharap proses vaksinasi Covid-19 berjalan lancar. "Saya memulai ikhtiar besar sebagai warga negara Indonesia untuk terbebas dari pandemi ini dengan menerima vaksin Covid-19," tulis Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Gubernur Sulsel, Pangdam, dan Kapolda Dilarang Begadang Sebelum Vaksinasi

Satgas Penanganan Covid-19 mengajak masyarakat untuk terus menerapkan hal-hal sederhana dalam mencegah penularan Covid-19.

Yaitu protokol kesehatan 3M. Memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan. Karena, dengan mencegah penularan, maka peningkatan kasus Covid-19 dapat ditekan.

Dengan menurunnya jumlah kasus, maka tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit dapat diantisipasi.

Masyarakat pun dapat melindungi sahabat, serta keluarga hanya dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Mengapa hal-hal sederhana ini tidak anda jalankan? Pertanyaan ini wajib kita tanyakan kepada diri masing-masing, apakah protokol kesehatan memang lebih sulit dibandingkan dengan kehilangan orang yang kita kasihi untuk selama-lamanya. Saya rasa jawabannya pasti tidak," kata Wiku mengawali agenda keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Baca Juga: 18 Orang Terduga Teroris di Sulsel Masih Berstatus Terperiksa

Apa yang disampaikan Wiku cukup beralasan, karena perkembangan kasus Covid-19 dalam satu Minggu terakhir ini cukup berat. Dimana kasus harian berada pada angka 9 ribu bahkan melebih 10 ribu per harinya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait