Ciptakan SANRISE, Kampung Berseri Astra Burasa Melawan Covid-19

Anak muda di Kampung Berseri Astra Burasa Rappocini Makassar memproduksi sabun cuci tangan. Bermanfaat di tengah pandemi Covid-19.

Muhammad Yunus
Kamis, 31 Desember 2020 | 18:26 WIB
Ciptakan SANRISE, Kampung Berseri Astra Burasa Melawan Covid-19
Pemuda di KBA Burasa Rappocini Makassar memproduksi sabun SANRISE. Menggunakan bahan baku jeruk nipis. / [Foto Istimewa]

Usaha sabun cuci tangan SANRISE dijalankan berlandaskan pada prinsip kebersamaan. Menerapkan sistem bagi hasil.

Ade Irma Fithria, Bagian Pemasaran Sabun SANRISE mengatakan, sabun dijual ke sejumlah perusahaan dan kantor-kantor. Ada juga yang dijual langsung ke warga di sekitar KBA Burasa.

"Tapi sekarang lebih fokus ke kantor-kantor. Karena semua terapkan protokol kesehatan. Mewajibkan karyawan dan tamu cuci tangan," kata Irma.

Metode pemasaran juga dilakukan lewat media sosial. Seperti facebook dan instagram.

Baca Juga:Ekspor Kendaraan dari Grup Astra Mencapai 61 Persen Total Ekspor Nasional

Setiap bulan Pemuda SANRISE memproduksi 30 sampai 50 liter sabun cair. Dikemas dalam berbagai ukuran.

Setiap kali produksi, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 400 ribu. Kemudian harga produk dijual sesuai dengan besar kecilnya kemasan.

Kemasan 350 Mili Liter dijual Rp 5 ribu. Kemasan 5 Liter diberi harga Rp 75 ribu.

Setiap hasil penjualan akan disimpan. Setelah mengembalikan modal produksi, keuntungan yang diperoleh setiap bulan akan dibagi kepada jumlah orang yang bekerja.

Sejak bergabung, Irma mengaku banyak mendapatkan manfaat. Selain pengetahuan dan pengalaman berwirausaha, Irma mengaku bisa bersosialisasi dengan warga di Rappocini.

Baca Juga:Grup Astra Berpartisipasi dalam Ekspor Nonmigas Masa Pandemi COVID-19

"Memberi kesan yang baik pada anak muda Rappocini," ungkapnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini