alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Presiden Jokowi Perintahkan Risma Cairkan Bansos Awal Januari 2021

Muhammad Yunus Selasa, 29 Desember 2020 | 15:46 WIB

Presiden Jokowi Perintahkan Risma Cairkan Bansos Awal Januari 2021
Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 29 Desember 2020 / [Foto Sekretariat Presiden]

Bansos diharapkan menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi

SuaraSulsel.id - Pemerintah akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat penerima manfaat di tahun 2021.

Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas bersama jajarannya di Istana Merdeka, Jakarta.

"Dalam rangka persiapan penyaluran bantuan sosial, pagi hari ini kita akan berbicara lagi, terutama ini untuk 2021," kata Presiden mengawali pengantarnya, Selasa, 29 Desember 2020.

Pada APBN tahun 2021, anggaran sebesar Rp 110 triliun telah disiapkan oleh pemerintah. Untuk melanjutkan program perlindungan sosial.

Baca Juga: Jokowi Ingatkan BLT Tahun Depan Hanya Untuk Beli Pangan

Dari sejumlah anggaran tersebut, Presiden merinci, sebanyak Rp 45,1 triliun disiapkan untuk program kartu sembako yang akan disalurkan kepada 18,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM), masing-masing Rp 200 ribu per bulan.

Kemudian untuk Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah menyiapkan Rp 28,7 triliun untuk 10 juta KPM selama 4 triwulan.

Selanjutnya, untuk bansos tunai pemerintah menyiapkan Rp 12 triliun bagi 10 juta KPM, masing-masing Rp 300 ribu selama 4 bulan.

"Kemudian program kartu prakerja Rp10 triliun, bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa Rp14,4 triliun. Kemudian ditambah dengan diskon listrik selama 6 bulan ini Rp3,78 triliun," lanjutnya.

Presiden pun menekankan agar bansos tersebut segera disalurkan di bulan Januari. Dengan demikian, bansos diharapkan akan menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Jokowi Wanti-wanti, BLT Tak Boleh Untuk Beli Rokok

"Saya sudah sampaikan ini pada Pak Menko tapi ini ada Bu Mensos, Januari awal harus tersalurkan karena akan memberikan trigger pada pertumbuhan ekonomi," ungkapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait