Bukan Babi, Ini 5 Kuliner Khas Natal Suku Toraja dari Bahan Halal

Warga Toraja juga selalu menyajikan menu khas natal yang halal dan sehat

Muhammad Yunus
Kamis, 24 Desember 2020 | 10:33 WIB
Bukan Babi, Ini 5 Kuliner Khas Natal Suku Toraja dari Bahan Halal
Palawa Manuk Toraja / [Foto: Istimewa]

SuaraSulsel.id - 25 Desember merupakan hari raya keagamaan bagi umat Katolik dan Kristiani di seluruh dunia. Perayaan ini jadi momentum bagi mereka untuk berkumpul, beribadah, dan makan besar bersama keluarga.

Berbicara soal makanan, biasanya ada hidangan khas khusus yang dihidangkan. Di beberapa daerah, ada menu khusus yang identik dengan perayaan natal. Di Tana Toraja, misalnya.

Kabupaten Tana Toraja merupakan daerah yang berpenduduk mayoritas Kristen dan Katolik di Sulawesi Selatan.

Jika mendengar nama daerah ini, yang langsung timbul di benak orang pada umumnya adalah babi. Maklum, babi adalah salah satu hewan yang kerap dikonsumsi warga Toraja.

Baca Juga:Anies Gelar Festival Natal Virtual Jakarta, Dimeriahkan Mantan Istri Ahok

Namun, tahukah kamu, warga Toraja juga selalu menyajikan menu khas natal yang halal dan sehat loh. SuaraSulsel.id kali ini merangkum beberapa diantaranya;

1. Pa'piong Bale Bulaan

Pa'piong bagi masyarakat Toraja merupakan makanan berbahan dasar daging babi, ayam, atau ikan.

Namun, di momen natal biasanya, warga Toraja lebih memilih Pa'piong bale bulaan atau ikan mas.

Harganya yang lebih murah dibanding babi, dan ayam membuat menu ini lebih banyak dijumpai di momen-momen seperti sekarang ini.

Baca Juga:Natal di Tengah Pandemi, Ini 40 Ucapan yang Bisa Diberikan ke Keluarga

Menu ini adalah ikan mas yang dicampur dengan daun mayana, kelapa sangrai dan rempah-rempah lainnya kemudian dibakar ke dalam bambu.

Masyarakat sekitar juga kerap menggunakan tunas pisang muda sebagai pengganti daun mayana.

Papiong Bale Toraja / [Foto: Istimewa]
Papiong Bale Toraja / [Foto: Istimewa]

2. Pa'lawa Manuk

Makanan khas Tana Toraja ini berbahan dasar ayam kampung muda. Tampilannya sekilas mirip dengan ayam geprek karena dihancurkan.

Bedanya ayam untuk Pa'lawa dibakar, sementara ayam geprek digoreng. Konon disebut Lawa' karena dicincang dan dicampur.

Ayam kampung muda yang dibakar tadi, dicampur dengan tunas pisang muda, kelapa sangrai, kacang tanah, cabai dan rempah-rempah lainnya yang disangrai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini