alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Rumah Sakit di Sulawesi Selatan Siapkan Ruangan Khusus Vaksinasi

Muhammad Yunus Jum'at, 04 Desember 2020 | 19:20 WIB

Rumah Sakit di Sulawesi Selatan Siapkan Ruangan Khusus Vaksinasi
Simulasi vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Abiansemal Badung. (ist)

Dokter dan perawat senior sudah dilatih untuk jadi petugas vaksin

SuaraSulsel.id - Rumah sakit di Sulawesi Selatan diminta persiapkan diri. Jelang proses vaksinasi tahun depan. Ada ruang khusus untuk proses vaksinasi di rumah sakit.

Pemprov Sulsel ingin memfokuskan tahap awal pelaksanaan vaksin di rumah sakit. Terutama untuk rumah sakit yang khusus menangani Covid-19. Termasuk untuk pelayanan kesehatan milik Pemprov Sulsel.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji, Haris Nawawi, mengatakan sudah menyiapkan satu ruang khusus untuk pelaksanaan vaksin.

Segala persiapan baik tenaga medis hingga kebutuhan fasilitas pun akan segera dipenuhi untuk mendukung proses vaksinasi.

Baca Juga: Aa Gym Mau Disuntik Vaksin, Dengan Syarat Ada Jaminan Halal

Selain itu, tiga orang petugasnya sudah dipersiapkan untuk pelatihan tahap awal. Ada dokter dan satu perawat senior. Sesuai permintaan Dinas Kesehatan untuk kesiapan proses vaksin di Sulsel dalam waktu dekat ini.

"Prosesnya memang tidak boleh sembarangan. Makanya ada pelatihan khusus. Yang kita tugaskan juga adalah tenaga medis terlatih. Baik dokter serta perawat di rumah sakit," katanya, Jumat (4/12/2020).

Dia menambahkan, vaksin yang saat ini sudah disiapkan pemerintah pusat memang masih harus melalui proses uji. Sebelum, kata dia, vaksin tersebut digunakan dan disebar untuk masyarakat luas.

Direktur Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi, Arman Bausat menambahkan, pihaknya masih menunggu kebijakan Dinas Kesehatan terkait proses vaksinasi.

Kata dia, pihaknya sudah siap jika memang akan ditunjuk sebagai salah satu rumah sakit vaksin. Apalagi RS Dadi juga menangani pasien positif.

Baca Juga: Aa Gym Mau yang Pertama Disuntik Vaksin Covid 19, Asalkan Penuhi Syarat Ini

"Kami juga masih tunggu apa arahan dari Dinas Kesehatan. Soalnya sejauh ini belum ada kejelasan. Apalagi, untuk vaksin memang menjadi kewenangan pemerintah pusat," bebernya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait