Danny Pomanto dan Fadli Ananda Masuk Daftar Calon Kepala Daerah Kaya

Komisi anti rasuah mencatat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara

Muhammad Yunus
Jum'at, 04 Desember 2020 | 14:55 WIB
Danny Pomanto dan Fadli Ananda Masuk Daftar Calon Kepala Daerah Kaya
Debat Pilkada Kota Makassar digelar di Jakarta, Jumat 4 Desember 2020 / [Foto: KPU Makassar]

SuaraSulsel.id - Calon Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan "Danny" Pomanto dan Calon Wakil Wali Kota Makassar Fadli Ananda masuk dalam daftar 10 calon kepala daerah yang kaya di Indonesia.

Selain Danny dan Fadli, ada 9 calon kepala daerah lainnya di Indonesia yang masuk dalam catatan komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan nilai kekayaan fantastis.

Komisi anti rasuah mencatat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Danny adalah Rp197,1 miliar. Terdiri dari 49 bidang tanah dan bangunan di Kota Makassar dan Gorontalo. Sementara, utangnya mencapai Rp8,2 miliar.

Selain Danny, ada juga Fadli Ananda yang tak lain adalah calon Wakil Wali Kota Makassar nomor urut 3.

Baca Juga:10 Calon Kepala Daerah Terkaya di Indonesia, 3 Orang dari Sulsel

Pendamping Syamsu Rizal itu mencatatkan harta kekayaannya mencapai Rp 149,2 miliar.

Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan meminta masyarakat turut mencermati harta kekayaan calon kepala daerah di Pilkada 2020.

Kepedulian masyarakat untuk mengawasi harta kekayaan para calon kepala daerah diperlukan untuk menciptakan Pilkada yang berintegritas.

"Kita ingin melahirkan pemimpin yang bersih, yang berintegritas dan bebas korupsi," tuturnya, Jumat (4/12/2020).

Sementara, Calon Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan berani jujur dan transparansi dalam melaporkan LHPKN adalah awal dari sebuah integritas.

Baca Juga:Nama-nama Calon Kepala Daerah Terkaya dan Termiskin, Adakah dari Tempatmu?

"Saya kira berani dan jujur melaporkan harta adalah awal dari sebuah integritas. Kadang-kadang orang tidak berani untuk melaporkan kekayaannya dengan jujur," ujarnya.

Ia mengaku tidak mengalami penambahan aset. Penambahan harta terjadi karena harga tanah yang meningkat.

"Tidak ada bertambah, hanya aset tidak bergerak yang mengalami peningkatan harga," ujarnya.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini