Makassar, Bone dan Palopo Paling Banyak Kasus HIV Aids

Salah satu faktor yang mempengaruhi angka ini masih tinggi karena hubungan sesama jenis atau homoseksual

Muhammad Yunus
Rabu, 02 Desember 2020 | 06:46 WIB
Makassar, Bone dan Palopo Paling Banyak Kasus HIV Aids
Ilustrasi HIV/AIDS [Yayasan AIDS Indonesia]

SuaraSulsel.id - Jumlah kasus HIV/Aids di Sulawesi Selatan tercatat cukup tinggi. Data yang dimiliki Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel menyebutkan ada 1.129 warga berstatus positif HIV/AIDS.

Pengelola Program HIV Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Rasmah RAS mengatakan, salah satu faktor yang mempengaruhi angka ini masih tinggi karena hubungan sesama jenis atau homoseksual.

Tidak lagi karena seks bebas lawan jenis (Heteroseksual) dan juga penggunaan jarum suntik.

"Artinya, hubungan seks tanpa pengaman masih tinggi. Hanya saja, ada faktor lain yang turut mendongkrak. Hubungan sesama jenis (homoseksual)," kata Rasmah, Selasa (1/12/2020).

Baca Juga:13 Tahun Rahayu Melawan Stigma Buruk ODHIV, Dijauhi dan Sulit Berobat

Ia menambahkan, umumnya mereka yang terdeteksi adalah kelompok usia produktif. Hampir 40 persen dari mereka berusia 15-35 tahun.

Kota Makassar, Palopo dan Kabupaten Bone jadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi.

"Data hingga Oktober 2020 menunjukkan pengidap HIV di Sulsel mencapai 897 dan AIDS 232 orang. Tetapi angka ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya," ujarnya.

Tahun 2019 lalu, angka pengidap HIV di Sulsel mencapai 1.366. Kendati menurun, kata Rasmah angka ini masih cukup tinggi. Penurunan kasus diakibatkan oleh Covid-19.

"Angka menurun karena jumlah kunjungan ke puskesmas dan RS menurun. Mobil testing HIV juga saat Covid ini ditiadakan, jadi angkanya menurun," kata Rasmah.

Baca Juga:Edisi Spesial Hari AIDS Sedunia, Vespa Merah Ini Dijual Rp 53,6 Miliar

Data yang sama diungkap Wakil Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Sulsel, Sri Endang Sukarsih.

Endang menjabarkan, transmisi HIV secara heteroseksual menjadi penyebab utama yakni 76,3 persen, transmisi HIV melalui penggunaan NAPZA suntik tidak aman 16,3 persen, dan kemudian oleh transmisi HIV secara homoseksual 2,2 persen.

"Sehingga sebagai pengurus KPA Provinsi Sulsel, kami sangat prihatin dengan angka-angka ini," sebutnya.

Diketahui, HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh. Tingkat infeksi terakhir adalah Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini