13 Tahun Rahayu Melawan Stigma Buruk ODHIV, Dijauhi dan Sulit Berobat

Melawan stigma publik terhadap para perempuan dengan HIV atau dikenal dengan ODHIV

Muhammad Yunus
Selasa, 01 Desember 2020 | 18:02 WIB
13 Tahun Rahayu Melawan Stigma Buruk ODHIV, Dijauhi dan Sulit Berobat
Hari Aids Sedunia 1 Desember 2020

SuaraSulsel.id - Rahayu, wanita berhijab berparas teduh. Menghabiskan hari-harinya untuk melawan stigma publik terhadap para perempuan dengan HIV atau dikenal dengan ODHIV.

13 tahun lalu, ia harus terima kenyataan pahit. Dirinya positif HIV.

Selama itu juga, Rahayu harus mengecap pahitnya dijauhi keluarga dan orang sekitar. Ibu empat orang anak ini tidak pernah membayangkan dirinya menjadi salah satu orang dengan HIV. Rahayu tertular dari suami pertamanya yang merupakan pengguna narkoba jenis suntik.

Rahayu ingin melawan stigma bahwa ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) adalah orang terkucilkan yang perlu dijauhi.

Baca Juga:Penelitian FKUI: HIV Berisiko Menetap Pada Homoseksual dan Transgender

Dia bergabung dengan Ikatan Perempuan Positif Indonesia atau IPI dan saat ini menjabat sebagai koordinator. Organisasi tersebut merupakan wadah bagi para perempuan dengan HIV (ODHIV).

"Stigma publik terhadap ODHIV masih tinggi. Seolah-olah, duduk bersama saja sudah dianggap menular," kata Rahayu saat berbincang dengan SuaraSulsel.id, Selasa (1/12/2020).

Awalnya, ia mengaku terlambat mengetahui jika virus mematikan tersebut telah menjangkiti tubuhnya. Informasi terkait HIV kala itu, katanya masih sangat minim. Ia tahu setelah mengikuti penyuluhan dari Puskesmas.

"Karena saat itu suami meninggal dalam keadaan (positif) baru dikasih tahu ke saya. Saya kemudian periksa dan betul, positif HIV," tuturnya.

Pascavonis tersebut, sebagai manusia biasa, Rahayu sempat merasa putus asa. Apalagi mengingat stigma sebagian besar masyarakat terhadap pengidap HIV sangat buruk. Ia harus mendapat diskriminasi.

Baca Juga:Hari AIDS Sedunia 2020, Kemenkes Ungkap 3 Indikator Pengendalian HIV-AIDS

Kondisi terparah dialaminya saat keluarga mulai menjauhinya. Padahal di kondisi seperti itu, ia sangat butuh dukungan. Belum lagi jika harus berobat, pelayan kesehatan selalu mempersulitnya.

Sejumlah anak muda mengikuti lomba mural  dalam rangka memperingati Hari AIDS sedunia di Rawalumbu , Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (1/12).  (Suara.com/Fakhri Hermansyah)
Sejumlah anak muda mengikuti lomba mural dalam rangka memperingati Hari AIDS sedunia di Rawalumbu , Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (1/12). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

"Jadi tidak hanya tetangga yang jauhi saya, keluarga juga. Begitu pula kalau mau berobat, selalu dipersulit. Pokoknya susah," keluhnya.

Oleh pendamping atau konselor, Rahayu lalu dibekali berbagai keterampilan. Dari situlah, Rahayu mulai bangkit dan terpanggil untuk mendampingi perempuan-perempuan lain yang menjalani nasib sama dengannya.

"Termasuk bagaimana menyadarkan masyarakat bahwa kami (ODHIV) tidak semengerikan itu. Kami juga sama seperti mereka, karena virus ini tidak sama dengan Covid-19. Bisa menular hanya dengan bersin, tidak," terangnya.

Kini setelah 13 tahun hidup dengan HIV, Rahayu menunjukkan dirinya bisa bertahan dan baik-baik saja. Ia bisa menikah kembali dan memiliki anak-anak yang lucu tanpa mengidap virus yang sama. Anaknya dan suaminya negatif.

Melalui organisasi IPI, Rahayu berusaha membuka mata masyarakat bahwa perempuan ODHIV memiliki hak yang sama dengan perempuan lainnya. Ia berharap stigma selama ini bisa ditekan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak