Gempa di Sesar Matano Sulawesi Meningkat, BMKG Imbau Warga Waspada

"Upaya mitigasi perlu dilakukan sehingga jika suatu saat terjadi gempa, masyarakat perlu memahami cara selamat saat terjadi gempa. Jika terjadi guncangan kuat agar segera mencari perlindungan," kata Daryono.

M Nurhadi
Sabtu, 25 Juli 2020 | 09:47 WIB
Gempa di Sesar Matano Sulawesi Meningkat, BMKG Imbau Warga Waspada
Peta sebaran gempa di Luwu Timur (Pantau.com--Antara/BMKG)

SuaraSulsel.id - Terjadi peningkatan aktivitas gempa di Sesar Matano, Sorowako di Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan dalam dua hari terakhir. BMKG mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan dan siaga terkait gempa bumi.

"Dengan meningkatnya aktivitas gempa di Segmen Matano dan Pamsoa terkini, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Gempa kuat dapat terjadi kapan saja dan belum dapat diprediksi secara akurat kapan terjadinya," ujar Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono di Jakarta, Jumat (24/7/2020).

Melansir Pantau.com (jaringan Suara.com), sejak Rabu (22/7/2020) pukul 23.21 WIB hingga Kamis (23/7/2020) pukul 22.56 WIB, BMKG melaporkanterjadi gempa 13 kali di Sorowako dan sekitarnya.

Dari keseluruhan fenomena tersebut, tiga gempa di antaranya guncangannya dirasakan masyarakat di Sorowako, Nuha, dan Malili. Ketiga gempa tersebut masing-masing terjadi pada Rabu (22/7/2020), pukul 23.21 WIB berkekuatan Magnitudo (M) 3,6 dan Kamis (23/7/2020), pukul 8.12 WIB berkekuatan M 2,9 dan pukul 22.03 WIB berkekuatan M 4,1.

Baca Juga:Polda Gorontalo Buat hand Sanitizer dari Miras Cap Tikus Sitaan

Ketiga gempa tersebut dirasakan di Sorowako dalam skala intensitas Malili II MMI, di Soroako II-III MMI dan di Nuha III MMI. Gempa itu tidak menyebabkan kerusakan.

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, fenomena ini menunjukkan bahwa rentetan aktivitas gempa berhubungan dengan meningkatnya aktivitas Sesar Aktif Matano, khususnya Segmen Matano dan Pamsoa. Hal itu didasarkan fakta bahwa seismisitas yang terjadi membentuk klaster pusat gempa di Danau Matano dan sekitarnya.

Segmen Matano dan Pamsoa adalah Segmen Sesar Aktif Matano dengan mekanisme pergerakan mendatar mengiri (sinistral strike-slip) dengan magnitudo tertarget M 6,8 (Matano) dan 6,9 (Pamsoa) dengan laju pergeseran sesar tujuh milimeter per tahun.

Melansir dari catatn BMKG, gempa Sorowako paling kuat terakhir terjadi pada 15 Februari 2011 dengan kekuatan mencapai M 6,1. Gempa berpusat di Segmen Pamsoa tepatnya sebelah timur laut Danau Matano dengan kedalaman hiposenter dangkal 14,7 kilometer.

"Upaya mitigasi perlu dilakukan sehingga jika suatu saat terjadi gempa, masyarakat perlu memahami cara selamat saat terjadi gempa. Jika terjadi guncangan kuat agar segera mencari perlindungan," kata Daryono.

Baca Juga:Habis Lihat Tetangga Mandi, Pria Ini Pamerkan kemaluannya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini