Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polda Gorontalo Buat hand Sanitizer dari Miras Cap Tikus Sitaan

M Nurhadi Sabtu, 25 Juli 2020 | 09:00 WIB

Polda Gorontalo Buat hand Sanitizer dari Miras Cap Tikus Sitaan
Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Adnas bersama Kepala BPOM Gorontalo Yudi Noviandi melihat proses pembuatan hand sanitizer dari miras cap tikus, Kamis (23/7/2020). (Humas Polda Gorontalo)

Nantinya semua ini akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis. Inilah wujud kepedulian Kapolda guna menekan laju penyebaran covid-19 di wilayah Provinsi Gorontalo, ujar Wahyu.

SuaraSulsel.id - Bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo Gorontalo membuat hand sanitizer yang diolah dari minuman keras (miras) cap tikus sitaan.

Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Dr. M Adnas mengatakan, ide pembuatan hand satinizer olahan cap tikus muncul lantaran tingginya kebutuhan hand sanitizer selama masa pandemi virus corona.

“Untuk bisa memanfaatkan minuman keras cap tikus sebagai bahan pembuatan hand sanitizer, Polda Gorontalo bekerjasama BPOM untuk mengolah cap tikus menjadi hand sanitizer kualitas terbaik,” ujar Adnas kepada awak media saat melihat produksi hand sanitizer di SPN Polda Gorontalo, Kamis (23/7/2020).

Ia menyampaikan, Polda Gorontalo akan turut berperan aktif membantu masyarakat selama wabah COVID-19 melanda dunia.

“Kami membuat hand sanitizer adalah untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Agar masyarakat dapat sehat dan tidak tertular covid-19,” ujarnya, melansir gopos.id (jaringan Suara.com).

Adnas juga berharap, masyarakat turut berperan aktif dengan menaati protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan.

“Mari sama-sama kita gelorakan Gorontalo sehat, Gorontalo kondusif,” ucap Adnas.

Kepala BPOM Gorontalo, Yudi Noviandi juga menyampaikan, inisiatif Polda Gorontalo untuk memproduksi hand sanitizer bersama BPOM Gorontalo menjadikan produk ini dinyatakan aman digunakan masyarakat.

“Kami dari Balai POM dilibatkan oleh Polda Gorontalo dalam mengawasi mutunya. Agar hand sanitizer yang dihasilkan sesuai standar mutu bagi masyarakat,” ungkapnya.

BPOM berperan membantu pengujian kadar serta kesesuaian standar alkohol sesuai standar yang disyaratkan. Tujuannya agar hand sanitizer ini dapat berfungsi efektif membunuh bakteri atau virus namun tidak menyebabkan iritasi pada kulit.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait