- Kota Makassar mencatat 1.508 kasus kecelakaan lalu lintas hingga April 2026 di enam kecamatan yang rawan.
- Pelanggaran rambu dan arus lalu lintas menjadi penyebab utama kecelakaan yang mengakibatkan 74 korban meninggal dunia.
- Ditlantas Polda Sulsel menerapkan edukasi serta sistem tilang elektronik untuk menekan angka kecelakaan di wilayah tersebut.
Santunan yang telah disalurkan PT Jasa Raharja, untuk para korban tersebut, yaitu meninggal dunia sebesar Rp14,70 miliar, Luka-luka Rp16,59 miliar serta cacat tetap dan lainnya senilai Rp165 juta.
Sebelumnya, data Dirlantas Polda Sulsel merilis kasus laka lantas sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren penurunan.
Dari 24 kabupaten kota se-Sulsel total ada 7.144 kasus pada 2025, dan pada 2024 tercatat 7.884 kasus atau turun 740 kasus. Namun korban meninggal dunia mencapai 807 orang pada 2025.
Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin seusai mengikuti diskusi Forum Forum Keselamatan Tranportasi menyatakan, diperlukan upaya pencegahan dengan menghadirkan stakeholder terkait, termasuk penanganan peristiwa kecelakaan. Sebab, itu tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri.
"Harus memang dilakukan secara kolaborasi dengan lintas sektor. Dan wujud dari pelaksanaan itu adalah diskusi kami tadi mengarah bagaimana kemudian kepada hal-hal yang konkrit dan berdampak serta terukur," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Dukungan Ganda Musda Golkar Sulsel, Nasib Appi dan IAS Ditentukan Hakim Pengadilan?
-
Kontribusi Pajak BRI Terus Menguat, Dukung Penerimaan Negara dan Pembangunan di Bawah Danantara
-
Pansus Hak Angket Curiga Bupati Gowa Sudah Siapkan Skenario Walk Out
-
Bupati Gowa Tinggalkan Sidang Pansus Hak Angket DPRD Karena Masalah Ini
-
8 Mitra Pilihan Danantara untuk Proyek PSEL Tahap 2