- Kota Makassar mencatat 1.508 kasus kecelakaan lalu lintas hingga April 2026 di enam kecamatan yang rawan.
- Pelanggaran rambu dan arus lalu lintas menjadi penyebab utama kecelakaan yang mengakibatkan 74 korban meninggal dunia.
- Ditlantas Polda Sulsel menerapkan edukasi serta sistem tilang elektronik untuk menekan angka kecelakaan di wilayah tersebut.
SuaraSulsel.id - Peristiwa kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) hingga April 2026, Kota Makassar berada di posisi pertama dengan jumlah kasus tertinggi sebanyak 1.508 kejadian tersebar di enam kecamatan yang masuk zona rawan.
"Jika kita mengacu pada titik black spotnya (titik rawan) Kota Makassar, Itu memiliki enam titik black spot. Daerah (kecamatan) Panakkukang, Biringkanaya, Tamalanrea, Tamalate, Rappocini dan Manggala," kata Direktur Ditlantas Polda Sulsel Kombes Pol Pria Budi di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (13/4).
Menurutnya, penyebab laka lantas tersebut karena kurangnya pemahaman maupun kesadaran masyarakat.
Tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang terpasang serta melawan arus lalu lintas, termasuk tidak mengenakan helm.
"Banyak dari masyarakat kita salah satunya melanggar arus, itu yang paling tinggi terjadi di Makassar. Tetapi, kami sudah melakukan upaya-upaya pre-emptive, preventive, pembinaan, pencegahan maupun represif di wilayah tersebut," tuturnya seusai diskusi Forum Keselamatan Transportasi di Kantor Jasa Raharja Sulsel.
Guna menekan tindakan pelanggaran, pihaknya terus melaksanakan berbagai upaya seperti edukasi sampai pada penegakan hukum.
Sistem tilang elektronik (ETLE) diterapkan pada 14 titik kamera statis wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, termasuk perangkat ETLE handheld digunakan petugas Polantas.
Data dari Jasa Raharja, kasus laka lantas di Kota Makassar tercatat dari 1.508 kejadian pada enam titik rawan tersebut, sebanyak 74 orang meninggal dunia (MD), dan korban Luka-luka (LL) berjumlah 1.908 orang.
Rinciannya, di Kecamatan Biringkanaya, sebanyak 390 kejadian, 17 orang meninggal dunia (MD) dan 458 orang luka-luka (LL).
Baca Juga: Tak Diberi Uang Judi, Suami di Makassar Nekat Parangi Istri dan Habisi Nyawa Sepupu
Disusul, Kecamatan Panakukang, 282 kejadian, 15 orang MD dan 347 LL. Kecamatan Tamalanrea 249 kejadian, 12 orang MD, dan 303 LL.
Kecamatan Tamalate, 242 kejadian, 10 orang MD, dan 323 LL. Kecamatan Manggala, 173 kejadian, 10 orang MD, dan 235 LL. Kecamatan Rappocini, 172 kejadian laka lantas, 1 MD dan 215 LL.
Sedangkan jumlah laka lantas di posisi kedua Kabupaten Gowa, titik rawan di Kecamatan Somba opu, tercatat ada 181 kejadian laka lantas, 11 orang MD, 237 LL. Disusul Kabupaten Maros, di Kecamatan Turikale, 173 kejadian, 11 orang MD dan 262 LL.
Selanjutnya, Kabupaten Jeneponto, titik rawan di Kecamatan Binamu, 167 kejadian, 6 orang MD dan 231 LL. Kabupaten Bulukumba, di Kecamatan Gantarang, 146 kejadian, 12 orang MD dan 212 LL.
Tercatat pada 10 titik rawan di empat kabupaten kota Provinsi Sulsel, total sebanyak 2.179 kejadian.
Rinciannya, jumlah korban luka-luka 2.850 orang, dan korban jiwa atau meninggal dunia mencapai 118 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Saksi Sejarah Konflik Poso-Ambon Buka Suara Soal Polemik Ceramah Jusuf Kalla: Tidak Masuk Akal..
-
Merajalela dan Resahkan Warga, Aksi Premanisme Jukir Liar di Pelabuhan Makassar
-
9 Langkah Antisipasi Warga Gorontalo Utara Menghadapi Kemarau Panjang
-
Gubernur Sulsel: Enrekang Harus Tumbuh Lewat Pertanian dan Infrastruktur
-
12 Fakta Penting KLB Campak di Sulsel: 1.304 Kasus, Empat Daerah Berstatus Darurat