- Pelaku berinisial SF membunuh sepupunya dan melukai istrinya di Biringkanaya, Makassar, pada Minggu malam, 12 April.
- Kejadian bermula saat pelaku dalam pengaruh minuman keras memaksa meminta uang untuk bermain judi online kepada istrinya.
- Pihak kepolisian berhasil membekuk pelaku kurang dari 24 jam setelah kejadian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
SuaraSulsel.id - Aparat kepolisian membekuk seorang SF (40) yang tega membunuh sepupunya sendiri RF (45) dan bahkan melukai istrinya MR (40) dengan parang karena tidak diberi uang untuk main judi online (judol) di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu malam (12/4).
"Pelakunya sudah dibekuk tidak sampai 24 jam. Motifnya, pulang minum, mabuk dan minta uang ke istrinya tapi tidak dikasih. Sempat cekcok, sepupunya M berusaha merelai, malah ikut ditebas hingga meninggal dunia," ujar Kapolsek Biringkanaya AKP Andik Wahyu Cahyono kepada wartawan, Senin (13/4).
Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Makassar pada Minggu (12/4/2026) malam. Pelaku pulang ke rumahnya dalam kondisi teler usai menenggak minuman beralkohol bersama rekannya.
Ia lalu meminta uang kepada istrinya agar bisa mengisi saldo alias depo di akunnya untuk bermain judi namun tidak diberi hingga menimbulkan keributan.
Dalam kondisi mabuk, pelaku mengambil parang. Awalnya mengancam, namun tersulut emosi saat cekcok mulut sehingga gelap mata tega menebas parang ke punggung istrinya.
Mendengar keributan atas insiden itu, korban RF berinisiatif menenangkan pelaku dengan meminta parang yang dipegang segera disimpan. Naas korban malah ditebas pada bagian lehernya.
"Ini SF menolak dan bilang 'tidak usah ikut campur (urusan keluarganya), nanti saya parangi juga kau'. RF bilang parangi kalau mau, spontan pelaku memarangi leher korban hingga terjatuh," tutur Kapolsek menjelaskan usai menerima keterangan saksi-saksi.
Melihat kondisi korban tidak berdaya dengan bersimbah darah, pelaku langsung melarikan diri usai peristiwa itu.
Warga di lokasi kejadian berusaha menyelamatkan para korban membawanya ke Rumah Sakit Umum Sayang Rakyat.
Baca Juga: 8 Fakta Kondisi Sampah di Kota Makassar Perlu Diketahui Warga
Tetapi takdir berkata lain, nyawa RF tidak tertolong diduga kehabisan darah dan dinyatakan meninggal dunia.
Sedangkan istri pelaku MR kini mendapat perawatan intensif atas luka sabetan di tubuhnya.
Mendapat laporan, tim Reskrim Polsek Biringkanaya dibantu unit Jatanras Polrestabes Makassar segera menjalankan serangkaian penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi, selanjutnya mengejar pelaku.
Tim gabungan akhirnya mengendus keberadaan pelaku dan bergerak cepat menangkapnya. Pelaku dibekuk tanpa perlawanan serta mengakui telah melakukan perbuatannya.
"Pemicunya itu karena pelaku ini habis mengkonsumsi miras, kemudian kembali ke rumah. Terjadi cekcok dengan istrinya, diduga minta uang main judol. Pelakunya sudah diserahkan ke Polsek untuk diproses lebih lanjut," kata Kanit Jatanras Polrestabes Makassar AKP Hamka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup
-
Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September
-
Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar
-
Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari