- Kota Makassar menghasilkan 1.043 ton sampah per hari yang kini terpusat di TPA Tamangapa, Kecamatan Manggala.
- TPA Tamangapa menghadapi kendala keterbatasan anggaran dan kerusakan alat berat yang menghambat proses operasional pengelolaan sampah.
- Pemerintah kota berupaya mengalihkan metode dari open dumping ke sanitary landfill serta membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah.
SuaraSulsel.id - Persoalan sampah di Kota Makassar bukan lagi sekadar isu kebersihan lingkungan. Volume sampah yang terus meningkat kini menjadi tantangan serius bagi pemerintah kota dan masyarakat.
Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mulai melakukan pembenahan besar-besaran, terutama di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang yang menjadi pusat pengelolaan sampah kota.
Berikut beberapa fakta penting tentang kondisi sampah di Kota Makassar saat ini.
1. Produksi Sampah Makassar Mencapai 1.043 Ton per Hari
Kota Makassar menghasilkan sekitar 1.043 ton sampah setiap hari. Jika dihitung dalam setahun, jumlahnya mencapai sekitar 300 ribu metrik ton.
Volume yang sangat besar ini membuat sistem pengelolaan sampah kota menghadapi tekanan yang semakin berat setiap tahunnya.
2. TPA Tamangapa Menjadi Titik Krusial Pengelolaan Sampah
Sebagian besar sampah Kota Makassar berakhir di TPA Tamangapa, Kecamatan Manggala.
Kawasan ini menjadi episentrum pengelolaan sampah sekaligus titik paling krusial dalam sistem persampahan kota.
Baca Juga: Wali Kota Makassar Pastikan Lahan PSEL di TPA Tamangapa Siap Dibebaskan
Berbagai persoalan klasik seperti gunungan sampah, alat berat yang rusak, hingga pengelolaan air lindi menjadi tantangan utama di lokasi tersebut.
3. Anggaran Pengelolaan Sampah Masih Sangat Kecil
Kepala DLH Makassar, Helmy Budiman, mengungkapkan bahwa anggaran pengelolaan TPA saat ini hanya sekitar Rp10 miliar.
Jika dibandingkan dengan total APBD Kota Makassar, jumlah tersebut hanya sekitar 0,016 persen.
Padahal, berdasarkan kebutuhan ideal, anggaran sektor persampahan seharusnya mencapai sekitar 3 persen dari APBD atau sekitar Rp250 miliar.
4. Banyak Alat Berat di TPA Sempat Tidak Berfungsi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Profil Jan S. Maringka, Mantan Kejati Sulsel Disebut-sebut Calon Jaksa Agung RI
-
Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah
-
Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir
-
BRI Imbau Nasabah Rutin Bertransaksi agar Rekening Tetap Aktif dan Aman
-
Lukisan Cadas Tertua di Muna Diusulkan Jadi Ikon Museum Sulawesi Tenggara