- Siti Khumaerah Sari, siswi SMAN 2 Makassar, berhasil diterima di lima universitas ternama luar negeri dengan beasiswa penuh.
- Keberhasilan tersebut diraih berkat konsistensi belajar dan kemampuan bahasa Inggris tinggi dengan skor IELTS mencapai angka delapan.
- Meski telah diterima di luar negeri, Siti tetap fokus menyelesaikan pendidikan menengah dan mengikuti UTBK di Indonesia.
SuaraSulsel.id - Di tengah persiapan ujian akhir sekolah, Siti Khumaerah Sari (17) justru dihadapkan pada pilihan yang tidak biasa. Melanjutkan studi di dalam negeri, ataukah berangkat ke salah satu dari lima universitas luar negeri yang telah menerimanya dengan beasiswa penuh.
Siti, siswi kelas XII 7 SMAN 2 Makassar itu berhasil menembus sejumlah universitas ternama dunia.
Ia diterima di University of Toronto, University of Sydney, dan University of Glasgow untuk program kedokteran.
Di luar itu, ia juga lolos di University of Melbourne dan University of Edinburgh untuk bidang matematika dan statistik.
Namun, alih-alih larut dalam euforia, Siti justru memilih kembali pada rutinitasnya sebagai pelajar.
Ia setiap pagi datang ke sekolah, masih duduk di kelas yang sama, mengikuti pelajaran, dan bersiap menghadapi ujian akhir seperti teman-temannya.
"Saya lagi fokus untuk UTBK hari ini kak," katanya singkat saat dihubungi, Senin, 6 April 2026.
Bahasa Inggris Jadi Kunci
Bagi pihak sekolah, capaian Siti bukan sesuatu yang datang tiba-tiba.
Baca Juga: Teror Granat di Kantor BPN Makassar
Kepala SMA Negeri 2 Makassar, Syafruddin menyebut Siti sebagai sosok yang konsisten terutama dalam hal belajar dan mengasah kemampuan bahasa inggris.
"Dia itu tekun. Apalagi kalau ada lomba bahasa Inggris dia selalu terlibat," kata Syafruddin.
Kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu kekuatan utama Siti. Nilai IELTS yang ia peroleh bahkan mencapai angka 8, skor yang menunjukkan kemampuan mendekati penutur asli.
Nilai itu, kata Syafruddin bahkan setara dengan guru bahasa Inggris di sekolah tersebut.
Hasil itu bukan diraih dalam waktu singkat. Melainkan melalui proses panjang yang ia jalani sejak jauh hari.
Di sekolah, Siti bukanlah siswa yang selalu berada di peringkat teratas secara akademik. Namun, ia menunjukkan konsistensi dalam bidang yang ia tekuni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Status Waspada! Gunung Karangetang Terus Muntahkan Lava Sejauh 1.000 Meter
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta
-
Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah PON Aceh-Sumatera Utara Langsung Ditahan