- Siti Khumaerah Sari, siswi SMAN 2 Makassar, berhasil diterima di lima universitas ternama luar negeri dengan beasiswa penuh.
- Keberhasilan tersebut diraih berkat konsistensi belajar dan kemampuan bahasa Inggris tinggi dengan skor IELTS mencapai angka delapan.
- Meski telah diterima di luar negeri, Siti tetap fokus menyelesaikan pendidikan menengah dan mengikuti UTBK di Indonesia.
Siti memilih memperkuat kemampuan bahasa sebagai bekal untuk membuka peluang lebih luas.
Pilihan itu kemudian menjadi jalan. Dari ruang kelas di Makassar, ia menjangkau dunia yang lebih besar.
Siti mengisi formulir, mengikuti tes, dan menghadapi seleksi yang ketat.
Persiapan menuju studi luar negeri sudah ia mulai setidaknya satu tahun terakhir.
Di tengah padatnya aktivitas sekolah, ia membagi waktu antara belajar, mengikuti kompetisi, dan mempersiapkan berbagai persyaratan pendaftaran.
Dukungan Sekolah
Kata Syafruddin, di balik capaian itu, ada ekosistem sekolah yang perlahan dibangun.
SMA Negeri 2 Makassar yang dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan di Sulawesi Selatan selama ini mencoba membuka lebih banyak akses bagi siswanya untuk bersaing di tingkat global.
Sekolah menyediakan penguatan di sejumlah mata pelajaran, termasuk bahasa Inggris, matematika, dan sains.
Baca Juga: Teror Granat di Kantor BPN Makassar
Selain itu, siswa juga difasilitasi untuk mengenal berbagai peluang beasiswa luar negeri.
Guru-guru tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga mendampingi proses belajar siswa yang ingin melangkah lebih jauh. Narasumber dari alumni penerima beasiswa, termasuk program LPDP, turut dihadirkan untuk berbagi pengalaman.
"Perlakuannya sama semua dengan siswa lain. Tidak ada yang dibedakan," ujar Syafruddin.
Menurutnya, kesempatan terbuka bagi siapa saja yang mau berusaha.
Sekolah hanya menyediakan ruang dan dukungan, sementara hasil akhirnya tetap bergantung pada ketekunan masing-masing siswa.
Selain itu, kerja sama dengan institusi pendidikan luar negeri juga mulai dijalin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Skakmat Peramal 'Indonesia Kolaps', Prabowo: Saya Lihat Langsung Masa Depan Indonesia Cerah
-
Kronologi 'COD' Geng Motor Warmen 27 Vs Tabe 22 di Makassar, 1 Tewas
-
Tragedi KM Virgo Transport 8: Nakhoda Hingga General Manager Diciduk Polisi
-
Bisnis Skincare Abal-Abal di Gowa Raup Rp100 Juta Per Pekan
-
Dosen Menangis Berujung Pengeroyokan Brutal di Fakultas Teknik Untad