- Syamsir dan rekannya, Mellanio, membunuh Idris Bin Hari di Kabupaten Bulukumba pada 30 Maret 2026 secara terencana.
- Pelaku menghabisi nyawa korban saat tertidur akibat motif dendam karena masalah pribadi dan status hubungan keluarga.
- Polres Bulukumba berhasil menangkap kedua tersangka yang kini terancam hukuman berat atas dakwaan kasus pembunuhan berencana.
Mellanio kembali menyerang korban, sementara Syamsir melanjutkan dengan menusuk perut korban hingga menyebabkan luka parah.
Tak hanya itu, tindakan pelaku semakin brutal. Setelah korban tak berdaya, Syamsir disebut melakukan mutilasi terhadap bagian tubuh korban.
"Pelaku menusuk perut korban hingga usus keluar, lalu memotongnya," ungkap Restu.
Potongan usus korban kemudian dimasukkan ke dalam jerigen dan disimpan di luar rumah.
Tindakan tersebut, menurut pengakuan pelaku, memiliki makna simbolik sebagai bentuk pelampiasan dendam.
Motif pembunuhan ini berakar dari konflik lama antara korban dan kedua pelaku. Mellanio diketahui pernah memiliki masalah pribadi dengan korban terkait kasus pidana di masa lalu.
Sementara itu, Syamsir mengaku sakit hati karena tidak diakui sebagai anak oleh korban.
Ia menyebut pernah mendapat perlakuan yang menyakitkan, termasuk ucapan yang memutus hubungan sebagai anak.
"Pelaku merasa dendam karena pernah dikatakan bukan anak lagi, sehingga tindakan tersebut dilakukan sebagai simbol memutus hubungan," jelas Restu.
Baca Juga: Emosi Tengah Malam, Perwira Polisi di Bulukumba Diduga Aniaya Warga
Setelah melakukan pembunuhan, kedua pelaku melarikan diri untuk menghilangkan jejak. Saat jasad korban ditemukan, keduanya sudah tidak berada di lokasi.
Penemuan jasad korban sendiri sempat menggegerkan warga. Idris ditemukan tewas dengan luka gorok di bagian leher di wilayah perbatasan Kabupaten Bulukumba dan Bantaeng.
Kondisi korban yang mengenaskan menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Pihak kepolisian sempat mengalami kendala dalam mengungkap kasus tersebut. Namun, penyelidikan intensif yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil.
Dua hari setelah kejadian, identitas pelaku berhasil diungkap. Polisi menemukan petunjuk penting dari sidik jari yang tertinggal di lokasi kejadian.
Berdasarkan bukti tersebut, Syamsir dan Mellanio akhirnya ditetapkan sebagai pelaku pembunuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
5 Pekerja Tewas Tertimbun, Polisi Tutup Total Tambang Emas Ilegal di Pohuwato
-
TNI AL Kibarkan Bendera Merah Putih di Perairan Teluk Palu
-
Unhas Kirim Tim Medis dan Mahasiswa KKN Tanggap Bencana ke NTT
-
Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?