- Kapal kayu milik Juragan Kasim tenggelam saat hendak berangkat di Pelabuhan Kalaotoa, Kepulauan Selayar, pada waktu subuh.
- Insiden tersebut menyebabkan sepuluh ekor sapi mati, lima ekor hilang, serta hanyutnya berbagai muatan logistik lainnya.
- Warga sekitar berupaya mengevakuasi ternak dan barang, namun penyebab pasti tenggelamnya kapal masih dalam proses pendataan pihak terkait.
SuaraSulsel.id - Suasana subuh di Pelabuhan Kalaotoa, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, mendadak berubah panik setelah sebuah kapal kayu pengangkut sapi perlahan tenggelam saat hendak berlayar.
Warga yang berada di sekitar pelabuhan sempat berusaha menyelamatkan muatan kapal, termasuk ternak sapi yang masih terjebak di dalam lambung kapal. Namun tidak semua berhasil diselamatkan.
Peristiwa itu langsung menjadi perhatian masyarakat sekitar karena kapal membawa cukup banyak muatan, mulai dari sapi, kopra, arang, hingga tabung kosong. (selayarkini.com)
Berdasarkan informasi yang beredar, kapal kayu milik Juragan Kasim itu tengah bersiap berangkat menuju Selayar ketika insiden terjadi.
Beberapa warga mengaku melihat kapal mulai miring sebelum akhirnya tenggelam di area pelabuhan saat kondisi masih gelap menjelang pagi. (selayarkini.com)
“Waktu kejadian masih subuh, kapal tiba-tiba mulai miring lalu tenggelam,” ujar Hardi, salah seorang warga sekitar pelabuhan. (selayarkini.com)
Kapal tersebut diketahui mengangkut 17 ekor sapi bersama ratusan karung kopra dan arang.
Akibat insiden itu, 10 ekor sapi dilaporkan mati, sementara lima lainnya hilang dan diduga lepas ke kawasan sekitar pelabuhan. Hanya dua ekor sapi yang berhasil diselamatkan warga. (selayarkini.com)
Selain ternak, sejumlah muatan lain juga ikut hanyut terbawa air.
Baca Juga: Kecelakaan KM Putri Sakinah Tambah Daftar Panjang Tragedi Kapal Wisata di Labuan Bajo
Beberapa tabung kosong terlihat berserakan di sekitar bibir pantai setelah kapal tenggelam.
Warga Sempat Berusaha Menolong
Saat kapal mulai karam, warga sekitar pelabuhan disebut langsung mendekat untuk membantu menyelamatkan muatan yang masih bisa dijangkau.
Sebagian warga mencoba mengevakuasi ternak yang masih hidup, sementara lainnya membantu mengamankan barang-barang yang hanyut.
Suasana pelabuhan sempat dipenuhi kepanikan karena banyak muatan tercebur ke laut dalam waktu singkat.
Hingga kini, penyebab pasti tenggelamnya kapal masih belum diumumkan secara resmi.
Tag
Berita Terkait
-
Kecelakaan KM Putri Sakinah Tambah Daftar Panjang Tragedi Kapal Wisata di Labuan Bajo
-
Kapal Angkut 10 Dosen Unhas Tenggelam di Danau Matano
-
1 Korban Meninggal Kapal Yuiee Jaya 2 Ditemukan, Basarnas Perpanjang Operasi SAR
-
1 Korban KM Yuiee Jaya 2 Ditemukan Meninggal di Pulau Kayuadi Selayar
-
1 Korban Selamat KM Dewi Jaya II Kembali Ditemukan, Total 12 Penumpang
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD
-
Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring
-
Keluarga Korban Geng Motor di Makassar Murka, Sebut Pernyataan Polrestabes 'Piti Kana-kanai'
-
Gubernur Sulsel Singgung Kualitas Udara Makassar, Diprediksi Makin Buruk
-
Skakmat Peramal 'Indonesia Kolaps', Prabowo: Saya Lihat Langsung Masa Depan Indonesia Cerah