- BRIN memprediksi El Nino kuat ("Godzilla El Nino") bersamaan IOD positif, berpotensi memicu kekeringan panjang di Indonesia.
- Menteri Pertanian memastikan stok beras nasional aman mencukupi kebutuhan hingga akhir tahun 2026.
- Stok beras di Sulawesi Selatan, lumbung pangan, juga melimpah, cukup untuk kebutuhan hingga sekitar 50 bulan ke depan.
SuaraSulsel.id - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi kemunculan El Nino dengan intensitas kuat, bahkan disebut sebagai 'Godzilla El Nino' yang berpotensi memicu musim kemarau lebih panjang dan kering dalam beberapa bulan ke depan.
Fenomena ini juga diperkirakan terjadi bersamaan dengan fase positif Indian Ocean Dipole (IOD) yang semakin memperparah kondisi kekeringan di sejumlah wilayah, termasuk Sulawesi Selatan.
Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran terutama di sektor pertanian mengingat beras masih menjadi pangan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, pemerintah memastikan telah menyiapkan langkah antisipasi.
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman menegaskan stok beras nasional dalam kondisi aman bahkan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun 2026.
"Stok kita hari ini cukup untuk 10 bulan ke depan. Artinya, sampai Desember itu aman," ujar Amran saat ditemui usai menghadiri kegiatan di Makassar, Kamis, 26 Maret 2026.
Amran menjelaskan perhitungan tersebut didasarkan pada cadangan beras yang tersimpan di gudang pemerintah dan Perum Bulog.
Dengan stok yang tersedia saat ini, pemerintah optimistis dampak kekeringan tidak akan mengganggu ketahanan pangan nasional secara signifikan.
Ia menyebut durasi kekeringan akibat El Nino diperkirakan berlangsung sekitar enam bulan. Sementara stok beras yang dimiliki pemerintah mampu mencukupi kebutuhan hingga sepuluh bulan ke depan.
"Kalau kekeringannya enam bulan, sementara stok kita sepuluh bulan, Insyaallah aman," jelasnya.
Baca Juga: Respon Kasus Bayi Dijual di Makassar, Veronica Tan: Beban Ekonomi dan Pengasuhan Jadi Akar Masalah
Selain itu, pemerintah juga tidak hanya mengandalkan stok yang ada. Produksi beras dari musim tanam berikutnya juga diperkirakan tetap berjalan, meski dalam kondisi cuaca ekstrem.
Amran berkaca pada pengalaman saat El Nino pada 2023 hingga 2024.
Kala itu, meskipun terjadi kekeringan di sejumlah daerah, produksi beras nasional masih mampu bertahan di kisaran dua juta ton per bulan.
Jika angka tersebut kembali tercapai, maka dalam periode tujuh bulan saja Indonesia berpotensi menghasilkan tambahan sekitar 14 juta ton beras.
Jumlah ini dinilai cukup untuk memperkuat cadangan hingga tahun berikutnya.
"Belum lagi yang akan ditanam mulai April, Mei, Juni sampai Desember. Jadi stok kita sangat aman," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Respon Kasus Bayi Dijual di Makassar, Veronica Tan: Beban Ekonomi dan Pengasuhan Jadi Akar Masalah
-
Jangan Kelelahan! Ini 8 Jembatan Timbang di Sulawesi Selatan Tempat Istirahat Pemudik
-
5,3 Juta Orang Diprediksi Masuk Sulsel, Tujuh Masjid Disiapkan Tampung Pemudik
-
Ini 'Harta Karun' Penyumbang Terbesar Pajak di Sulawesi Selatan
-
Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?
-
Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara
-
Sopir Truk di Karangasem Meninggal usai Dibakar Bosnya Gara-gara Setoran
-
Heboh Bupati Husniah Talenrang Dikabarkan Ditahan, Begini Kata Polisi
-
BRImo Hadirkan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung