- BRIN memprediksi El Nino kuat ("Godzilla El Nino") bersamaan IOD positif, berpotensi memicu kekeringan panjang di Indonesia.
- Menteri Pertanian memastikan stok beras nasional aman mencukupi kebutuhan hingga akhir tahun 2026.
- Stok beras di Sulawesi Selatan, lumbung pangan, juga melimpah, cukup untuk kebutuhan hingga sekitar 50 bulan ke depan.
Amran juga mengungkapkan cadangan beras pemerintah saat ini berada pada level tertinggi sepanjang sejarah. Ia menyebut stok beras nasional telah mencapai sekitar 4,2 juta ton, dan diperkirakan meningkat menjadi 5,2 juta ton dalam waktu dekat.
"Tidak pernah terjadi stok seperti ini selama Republik Indonesia berdiri," tegasnya.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah optimistis stabilitas harga beras dapat tetap terjaga, termasuk melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Ketersediaan stok yang melimpah diharapkan mampu meredam gejolak harga di pasar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi lonjakan harga akibat dampak El Nino.
Stok Beras di Sulsel Juga Melimpah
Musim kemarau di Sulawesi Selatan dan sekitarnya diprediksi akan terjadi pada awal Mei 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Kota Makassar dan sekitarnya masih berada pada musim hujan hingga April mendatang, meski curah hujan akan mengalami tren penurunan sebagai tanda awal peralihan ke musim kemarau.
Pemerintah pun memastikan kondisi pangan di daerah ini juga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Di Sulawesi Selatan, salah satu lumbung pangan nasional, stok beras dilaporkan dalam kondisi sangat aman.
Baca Juga: Respon Kasus Bayi Dijual di Makassar, Veronica Tan: Beban Ekonomi dan Pengasuhan Jadi Akar Masalah
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sulselbar, Fahrurozi menyebut cadangan beras di wilayah tersebut mencapai sekitar 533 ribu ton.
Jumlah itu diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tahun depan.
"Stok beras kami saat ini sekitar 533 ribu ton. Itu cukup sampai Lebaran tahun depan," ujarnya.
Ia bahkan menyebut jika dihitung secara keseluruhan, stok yang tersedia bisa mencukupi kebutuhan hingga sekitar 50 bulan ke depan. Kondisi ini menjadikan cadangan beras di Sulawesi Selatan sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah.
"Boleh dikatakan stok kami ini yang terbesar. Jadi masyarakat tidak perlu panik," tambahnya.
Masyarakat Diminta Tetap Tenang
Tag
Berita Terkait
-
Respon Kasus Bayi Dijual di Makassar, Veronica Tan: Beban Ekonomi dan Pengasuhan Jadi Akar Masalah
-
Jangan Kelelahan! Ini 8 Jembatan Timbang di Sulawesi Selatan Tempat Istirahat Pemudik
-
5,3 Juta Orang Diprediksi Masuk Sulsel, Tujuh Masjid Disiapkan Tampung Pemudik
-
Ini 'Harta Karun' Penyumbang Terbesar Pajak di Sulawesi Selatan
-
Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
20 Bulan Jadi Buronan, Kahar Ditangkap di Kota Parepare
-
Kisah Haru ART Asal Papua: Naik Haji dari Hasil Menabung Bertahun-tahun
-
Pemanasan Global Ancam Kesehatan Warga Pesisir Makassar
-
Ditolak BPJS, Pemkot Makassar Beri Anggaran Khusus untuk Korban Begal dan Tawuran
-
Warga Tamalanrea Melawan: Tolak PLTSa di Tengah Pemukiman