- Kanwil DJP Sulselbartra menargetkan penerimaan pajak total Rp20,51 triliun dari tiga provinsi tersebut hingga tahun 2026.
- Realisasi awal penerimaan pajak telah mencapai Rp1,05 triliun, menunjukkan pertumbuhan positif sekitar 6,31 persen dari target ditetapkan.
- Sulawesi Barat dan Sultra menunjukkan pertumbuhan penerimaan pajak yang sangat baik, sementara Sulsel mengalami pertumbuhan lebih rendah.
SuaraSulsel.id - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perpajakan (DJP) Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulselbartra) menargetkan penerimaan pajak dari tiga provinsi yakni sebesar Rp20,51 triliun pada 2026.
Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan Kanwil DJP Sulselbartra Adnan Muis di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengatakan penerimaan pajak yang ditargetkan pemerintah pusat sebesar Rp20,51 triliun dan telah tercapai Rp1,05 triliun atau tumbuh positif sekitar 6,31 persen.
"Untuk penerimaan pajak tahun ini tetap tumbuh positif dan kami sangat optimistis jika tahun ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya," ujar dia, Kamis (26/2).
Adnan mengatakan penerimaan jika membandingkan dari tiga provinsi, yakni Sulsel, Sulawesi Barat (Sulbar) dan Sulawesi Tenggara (Sultra), cukup baik.
Penerimaan pajak Provinsi Sulawesi Barat tumbuh secara netto sekitar 46,70 persen dan secara bruto tumbuh sebesar 17,94 persen.
Untuk Sulbar, lanjutnya, penerimaan ditargetkan Rp1,05 triliun dengan realisasi di kisaran Rp32,01 miliar atau dengan capaian 3,03 persen.
Di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), target penerimaan sebesar Rp5,07 triliun dengan realisasi Rp227 miliar lebih atau sekitar 4,49 persen.
Penerimaan itu tumbuh secara bruto 27,75 persen dan secara netto tumbuh sekitar 20,08 persen.
Di Sulawesi Selatan (Sulsel) penerimaan ditargetkan Rp14,37 triliun dan yang terealisasi sebesar Rp788 miliar atau sekitar 5,48 persen.
Baca Juga: Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
Penerimaan itu tumbuh secara bruto 0,60 persen dan secara netto tumbuh 1,49 persen.
"Pertumbuhan penerimaan secara bruto dan netto di dua provinsi yakni Sulbar dan Sultra sangat baik, hanya saja di Sulsel pertumbuhannya tidak sebaik di dua provinsi lainnya," katanya.
Menurut dia, kontribusi penerimaan pajak di Sulsel berasal dari berbagai jenis pajak utama yang menjadi tulang punggung pendapatan negara di daerah.
Rinciannya, penerimaan dari pajak penghasilan (PPh) tercatat sebesar Rp359 miliar dari target Rp6,42 triliun.
Sementara itu, pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) memberikan kontribusi terbesar dengan nilai mencapai Rp596 miliar dari target Rp6,70 triliun.
"Untuk pajak bumi dan bangunan (PBB), realisasi penerimaan mencapai Rp7,11 miliar dari target Rp90,07 miliar, sedangkan pajak lainnya ditargetkan Rp1,15 triliun," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Latihan Pestapora Makassar Segera Digelar, Simak Cara Beli Tiket dan Nikmati Promo BRImo
-
Gubernur Sulsel Mulai Proyek Rp5,9 Miliar Demi Tuntaskan Banjir Luwu Utara
-
Pemprov Sulsel Ganti Rugi Lahan Bandara Bua Rp17,5 Miliar
-
Beli Sunscreen Wardah Online Original Hanya di Blibli, Cek Varian Sesuai Kulitmu
-
Kabar Baik untuk PPPK yang Gaji Sering Terlambat, Pusat Turun Tangan