- Kejaksaan Tinggi Sulsel menyelidiki dugaan korupsi proyek bibit nanas senilai Rp60 miliar dari APBD 2024.
- Proyek tersebut gagal karena perencanaan buruk; 3,5 juta bibit mati akibat tidak adanya lokasi tanam memadai.
- Sebanyak enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka, dengan kerugian negara diperkirakan mencapai lebih dari Rp50 miliar.
4. Sebanyak 3,5 Juta Bibit Akhirnya Mati
Akibat tidak adanya perencanaan penyimpanan dan lahan tanam yang siap, sekitar 3,5 juta bibit nanas dari total 4 juta bibit yang didatangkan dilaporkan mati.
Bibit tersebut bahkan tidak dapat disimpan di lahan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) karena tidak tersedia tempat.
5. Nilai Pembelian Bibit Hanya Sekitar Rp4,5 Miliar
Penyidik menemukan fakta bahwa dari total anggaran Rp60 miliar, nilai riil pembelian bibit nanas hanya sekitar Rp4,5 miliar ditambah biaya transportasi.
Artinya, terdapat selisih anggaran yang sangat besar yang kini diduga menjadi bagian dari praktik korupsi.
6. Kerugian Negara Diperkirakan Lebih dari Rp50 Miliar
Perhitungan sementara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menunjukkan kerugian negara dalam kasus ini mencapai sekitar Rp50 miliar.
Jumlah tersebut dikategorikan sebagai total loss karena proyek dinilai gagal total.
Baca Juga: Korupsi Bibit Nanas: Dua Pejabat Pemprov Sulsel Ikut Ditahan Bersama Bahtiar Baharuddin
7. Enam Orang Sudah Ditetapkan Tersangka
Kejati Sulsel telah menetapkan enam orang tersangka dalam perkara ini, yakni:
-BB (mantan Penjabat Gubernur Sulsel)
-RM (Direktur PT AAN selaku penyedia)
-RE (Direktur PT CAP selaku pelaksana kegiatan)
-HS (tim pendamping Pj Gubernur Sulsel 2023–2024)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Sekda Sulsel Dorong OPD Perkuat Pelayanan Publik Jelang Penilaian Ombudsman 2026
-
Ratusan Petani Luwu Timur Turun Gunung Tolak Penggusuran Kawasan Industri
-
Rebutan Solar Berdarah di SPBU Makassar, Kenapa Pertamina Selalu Bilang Stok Aman?
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa
-
Dugaan Asusila Guru SD di Patimpeng Bone Disorot, SEMMI: Tolak Damai !