- Pelatih PSM Makassar, Thomas Trucha, kecewa VAR tidak berfungsi saat kalah 1-2 dari Persija di JIS, Jumat (20/2).
- Thomas menilai ketidakaktifan VAR mengurangi keadilan kompetisi karena seharusnya konsisten digunakan di setiap laga.
- Ia menyatakan timnya pantas meraih minimal satu poin karena bermain agresif dan menciptakan banyak peluang dalam laga tersebut.
SuaraSulsel.id - Pelatih PSM Makassar Thomas Trucha menyoroti tidak berfungsinya video assistant referee (VAR).
Sekaligus menilai timnya pantas membawa pulang setidaknya satu poin meski kalah 1-2 dari Persija Jakarta pada pertandingan BRI Super League di Jakarta International Stadium, Jumat (20/2).
Dalam jumpa pers usai pertandingan, Thomas menyayangkan absennya VAR pada laga yang mempertemukan dua tim besar tersebut. Ia mengungkapkan bahwa timnya baru mendapat informasi VAR tidak aktif saat pemanasan.
“Kami diinformasikan saat pemanasan bahwa VAR tidak aktif dan sedang diperbaiki. Kami menunggu hingga pertandingan berjalan, bahkan sampai jeda babak pertama, tetapi tidak ada kepastian,” kata Thomas.
Menurut dia, ketidakaktifan VAR membuat jalannya pertandingan menjadi berbeda, tidak hanya bagi kedua tim, tetapi juga bagi perangkat pertandingan dalam mengambil keputusan.
Ia menilai penggunaan VAR seharusnya konsisten di setiap pertandingan demi menjaga asas keadilan kompetisi.
“Jika VAR sudah digunakan di liga, maka seharusnya semua pertandingan setiap pekan menggunakan VAR. Ini penting untuk fair play,” ujarnya.
Selain menyoroti perangkat pertandingan, Thomas juga menilai timnya tampil kompetitif dan memiliki peluang untuk mengamankan hasil imbang.
“Para pemain tentu kecewa karena kami punya peluang minimal untuk mendapatkan satu poin. Sepak bola soal memaksimalkan peluang. Kami melakukan satu kesalahan dan langsung dihukum,” katanya.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Persija Jakarta Melawan PSM Makassar Malam Ini
Pelatih asal Ceko tersebut menambahkan bahwa secara permainan, PSM mampu memberikan perlawanan yang baik, terutama melalui perubahan pendekatan taktik.
Ia menjelaskan bahwa timnya sengaja tampil lebih agresif dengan menekan tinggi sejak awal, berbeda dengan pendekatan bertahan yang diterapkan pada pertemuan sebelumnya.
“Kami memulai pertandingan dengan baik dan mencoba menekan lebih tinggi. Mungkin mereka tidak mengharapkan itu, dan dalam beberapa momen tekanan tersebut bekerja dengan baik,” ujarnya.
Menurut Thomas, tekanan yang diberikan sempat membuat lawan berada dalam situasi sulit, meski pada akhirnya Persija mampu mengemas gol penentu kemenangan pada babak kedua.
Terkait banyaknya duel keras dan pemain yang terjatuh selama pertandingan, ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan disebabkan oleh kondisi lapangan.
“Lapangan tidak sempurna, tetapi cukup baik untuk bermain. Banyaknya duel terjadi karena intensitas pertandingan dan tekanan yang kami berikan,” kata Thomas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Skandal Kredit Macet Bank Sulselbar, Negara Rugi Rp32 Miliar
-
Atlet Sulsel Raih Medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
-
Eks Kepala BP2P Sulawesi III Dijebloskan ke Penjara Terkait Korupsi Perjalanan Dinas Ratusan Juta
-
PAN Sulsel Panaskan Mesin Pemilu 2029, Target 5 Kursi DPR RI dan 10 DPRD
-
Kolaborasi BRI Junio dan Mobile Legends, Tawarkan Kartu Debit Edisi Khusus dan Beragam Benefit