- BPBD Sulawesi Selatan mencatat 112 kasus kebakaran hutan dan lahan di 15 daerah selama kemarau 2026.
- Bencana karhutla periode Januari hingga Agustus 2026 tersebut menghanguskan total area seluas 1.613,67 hektare.
- Peristiwa karhutla ini berdampak pada 12 keluarga, empat korban, serta merusak 39 unit sarana fisik warga.
SuaraSulsel.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa sebanyak 112 kejadian kasus kebakaran lahan dan hutan (karhutla) tersebar di 15 daerah kabupaten kota wilayah Sulawesi Selatan selama masa kemarau 2026.
"Atas kejadian ini, sudah ada tindakan diambil dan itu pasti berdampak pada persoalan hukum," ujar Kepala Pelaksana BPBD Sulsel Amson Padolo saat dikonfirmasi wartawan di Makassar, Jumat (21/8).
Dari data yang diperoleh, dampak dari rentetan peristiwa karhutla periode Januari-Agustus 2026 menghanguskan luas area total mencapai 1.613,67 hektare.
Luas area yang terbakar terdiri atas 1.607,92 hektare hutan dan lahan, serta 5,75 hektare area perkebunan masyarakat.
Salah satu daerah yang terdampak parah berada di Kabupaten Enrekang dengan kerusakan hutan dan lahan yang mencapai 1.044,55 hektare dengan 10 kejadian.
Selanjutnya, di Kabupaten Barru seluas 315 hektare dengan lima kejadian, dan Kabupaten Tana Toraja seluas 126 hektar dengan 11 kejadian.
Selain memicu kerusakan lingkungan, bencana karhutla juga berdampak di pemukiman warga.
Di Kota Palopo tercatat dampak sosial tertinggi, ada 10 kejadian karhutla menghanguskan 1,25 hektare kebun dan 3,5 hektare hutan lahan dengan tujuh keluarga terdampak dan empat korban.
Sedangkan di Kabupaten Bantaeng tercatat ada empat keluarga terdampak dari dua kejadian kebakaran, dan satu keluarga di Kabupaten Bone dari 1 kejadian.
Baca Juga: Asap Karhutla Kepung Bandara Nabire, Dua Penerbangan Gagal Terbang
Secara keseluruhan, sebanyak 12 Keluarga terdampak dan empat orang dilaporkan menjadi korban.
Bencana karhutla ini turut merusak fasilitas dan sarana fisik warga dengan total kerusakan sarana mencapai 39 unit. Kerusakan sarana terbanyak di Kabupaten Barru sebanyak 37 unit dan Kabupaten Luwu Utara dua unit.
Puncak intensitas kejadian karhutla tersebut terkonsentrasi di masa periode musim kemarau pada Juli-Agustus 2026.
Untuk Kota Parepare, kejadian sebanyak 25 kali karhutla dengan luas 20,06 hektare, disusul Kabupaten Pinrang sebanyak 18 kejadian dengan luas 54,4 hutan dan lahan serta 3 hektare kebun.
Atas serangkaian kejadian tersebut, BPBD Sulsel terus mengimbau masyarakat dan pihak terkait agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan guna mencegah potensi timbulnya titik api baru.
"Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Jangan sekali-kali melakukan pembakaran baik itu lahan, sampah yang dapat memicu timbulnya kebakaran, sebab cuaca panas ini sangat mudah memicu, apalagi kalau angin kencang," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Status Waspada! Gunung Karangetang Terus Muntahkan Lava Sejauh 1.000 Meter
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta
-
Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah PON Aceh-Sumatera Utara Langsung Ditahan