- Seorang penjaga agen BRILink bernama Ririn (31) ditemukan tewas di Walenrang, Luwu pada Rabu, 18 Februari 2026, diduga korban perampokan.
- Korban mengalami luka parah akibat benda tumpul; pelaku diduga membawa kabur brankas berisi uang hasil transaksi harian.
- Polisi sedang menyelidiki identitas pelaku berdasarkan rekaman CCTV yang menunjukkan terduga membawa motor Scoopy dan brankas biru.
SuaraSulsel.id - Seorang perempuan bernama Ririn (31), penjaga agen BRILink di Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan ditemukan tewas bersimbah darah pada Rabu, 18 Februari 2026 sekitar pukul 14.00 Wita.
Korban diduga menjadi korban perampokan saat tengah bekerja seorang diri di tempat transaksi perbankan tersebut.
Peristiwa tragis itu terjadi di Dusun Pantilang, Desa Lalong, Kecamatan Walenrang.
Saat kejadian, suasana sekitar lokasi disebut relatif sepi. Ririn yang sehari-hari melayani transaksi perbankan masyarakat setempat diduga diserang pelaku tidak lama sebelum akhirnya ditemukan warga.
Kanit Reskrim Polsek Walenrang, Ipda Irfan Natsir membenarkan adanya peristiwa pembunuhan yang disertai dugaan perampokan tersebut.
"Benar, kejadiannya Rabu sore kemarin. Korban merupakan penjaga agen BRILink dibunuh dan dirampok oleh orang tidak dikenal," ujar Irfan, Kamis, 19 Februari 2026.
Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga berinisial R (18). Saat itu, saksi berada di sebuah warung tidak jauh dari lokasi BRILink.
Ia mengaku mendengar suara seperti orang kesakitan dari arah tempat usaha tersebut.
"Saksi mendengar suara kesakitan. Karena curiga, saksi keluar dari warung dan melihat ke dalam BRILink. Korban sudah dalam keadaan tengkurap dan berlumuran darah," jelas Irfan.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Minta Pertamina Mitigasi Kelangkaan BBM dan LPG di Luwu Raya
Melihat kondisi tersebut, saksi panik dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Laporan kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.
Personel Polsek Walenrang bersama jajaran Polres Luwu segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Sawerigading untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka terbuka di bagian kepala. Polisi menduga luka tersebut akibat hantaman benda tumpul.
"Korban memiliki luka robek di kepala sebelah kanan dan luka robek di bawah bagian telinga kiri. Diduga akibat pukulan benda tumpul," tambah Irfan.
Selain menganiaya korban, pelaku juga diduga membawa kabur brankas berwarna biru yang berada di dalam lokasi BRILink. Brankas tersebut biasa digunakan untuk menyimpan uang hasil transaksi.
Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Muhammad Ibnu Robbani, mengatakan pihaknya menduga aksi perampokan terjadi tidak lama sebelum korban ditemukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Alami Cedera Kaki dan Asma, Dua Pendaki di Gunung Bulubaria Dievakuasi Malam Hari
-
Ratusan Personil Turun Tertibkan Pasar Tumpah yang Sudah Beroperasi 20 Tahun di Makassar
-
Razia WNA, Aparat Gabungan Sangihe Kepung Area Tambang Bowone
-
Kronologi Penjual Sate Diamuk Warga di Makassar, Polisi Sampai Kewalahan
-
Efek Domino Kenaikan Harga Tiket Pesawat: Okupansi Hotel Hingga UMKM Terancam