Muhammad Yunus
Rabu, 18 Februari 2026 | 12:29 WIB
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meminta PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengantisipasi potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG 3 kilogram di wilayah Luwu Raya menjelang Ramadan 1447 Hijriah [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pemprov Sulsel meminta Pertamina Patra Niaga mengantisipasi kelangkaan BBM dan LPG di Luwu Raya akibat pemblokiran jalan terkait DOB.
  • Dinas ESDM Sulsel melakukan koordinasi dan peninjauan langsung untuk memastikan stok, kualitas BBM, serta distribusi LPG berjalan stabil.
  • Pertamina telah memperkuat suplai gasoline dan menambah kuota LPG 3 kilogram untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Ramadan.

"Kami memastikan kesiapan tidak hanya pada stok, tetapi juga kualitas produk dan aspek pelayanan. Potensi peningkatan permintaan harus diantisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan gangguan di masyarakat," ujarnya.

Peninjauan berlanjut ke pangkalan LPG 3 kilogram untuk mengevaluasi kondisi tabung, ketersediaan stok, serta ketepatan sasaran distribusi LPG subsidi. Pengawasan dilakukan agar penyaluran sesuai regulasi dan tidak terjadi penyimpangan.

Dari sisi Pertamina, Sales Branch Manager Sulselbar I Fuel, Muhammad Yoga Prabowo menyampaikan bahwa konsumsi gasoline selama masa Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri diperkirakan meningkat dibandingkan rata-rata normal.

Untuk itu, penguatan suplai dilakukan melalui tiga terminal utama, yakni Integrated Terminal (IT) Makassar, Fuel Terminal (FT) Parepare, dan FT Palopo.

"Stok BBM untuk wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Makassar dalam kondisi aman dan terjaga. Penguatan suplai sudah kami siapkan agar kebutuhan masyarakat selama periode mobilitas tinggi dapat terpenuhi tanpa kendala," jelasnya.

Sementara itu, SBM Sulselbar VI Gas, Wahyu Purwatmo menyebut konsumsi LPG juga menunjukkan tren peningkatan menjelang dan selama Ramadan.

Untuk menjaga ketersediaan, Pertamina menambah suplai LPG 3 kilogram sebanyak 426.840 tabung selama Februari 2026 di Sulawesi Selatan.

Distribusi dilakukan secara terjadwal dan diawasi ketat hingga tingkat pangkalan. Operasional penyaluran pun dipastikan tetap berjalan, termasuk pada hari libur nasional, guna menjamin kontinuitas pasokan.

"Stok LPG dalam kondisi aman dan distribusi terus kami awasi agar berjalan sesuai ketentuan," ujarnya.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Rp15 Miliar di Peringatan 682 Tahun Sidrap

Pertamina juga mengingatkan agar LPG 3 kilogram digunakan sesuai peruntukannya. Delapan sektor usaha yang tidak berhak menggunakan LPG subsidi diharapkan beralih ke Bright Gas atau produk nonsubsidi lainnya agar distribusi tetap tepat sasaran.

Load More