- Pemprov Sulsel meminta Pertamina Patra Niaga mengantisipasi kelangkaan BBM dan LPG di Luwu Raya akibat pemblokiran jalan terkait DOB.
- Dinas ESDM Sulsel melakukan koordinasi dan peninjauan langsung untuk memastikan stok, kualitas BBM, serta distribusi LPG berjalan stabil.
- Pertamina telah memperkuat suplai gasoline dan menambah kuota LPG 3 kilogram untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Ramadan.
"Kami memastikan kesiapan tidak hanya pada stok, tetapi juga kualitas produk dan aspek pelayanan. Potensi peningkatan permintaan harus diantisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan gangguan di masyarakat," ujarnya.
Peninjauan berlanjut ke pangkalan LPG 3 kilogram untuk mengevaluasi kondisi tabung, ketersediaan stok, serta ketepatan sasaran distribusi LPG subsidi. Pengawasan dilakukan agar penyaluran sesuai regulasi dan tidak terjadi penyimpangan.
Dari sisi Pertamina, Sales Branch Manager Sulselbar I Fuel, Muhammad Yoga Prabowo menyampaikan bahwa konsumsi gasoline selama masa Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri diperkirakan meningkat dibandingkan rata-rata normal.
Untuk itu, penguatan suplai dilakukan melalui tiga terminal utama, yakni Integrated Terminal (IT) Makassar, Fuel Terminal (FT) Parepare, dan FT Palopo.
"Stok BBM untuk wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Makassar dalam kondisi aman dan terjaga. Penguatan suplai sudah kami siapkan agar kebutuhan masyarakat selama periode mobilitas tinggi dapat terpenuhi tanpa kendala," jelasnya.
Sementara itu, SBM Sulselbar VI Gas, Wahyu Purwatmo menyebut konsumsi LPG juga menunjukkan tren peningkatan menjelang dan selama Ramadan.
Untuk menjaga ketersediaan, Pertamina menambah suplai LPG 3 kilogram sebanyak 426.840 tabung selama Februari 2026 di Sulawesi Selatan.
Distribusi dilakukan secara terjadwal dan diawasi ketat hingga tingkat pangkalan. Operasional penyaluran pun dipastikan tetap berjalan, termasuk pada hari libur nasional, guna menjamin kontinuitas pasokan.
"Stok LPG dalam kondisi aman dan distribusi terus kami awasi agar berjalan sesuai ketentuan," ujarnya.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Rp15 Miliar di Peringatan 682 Tahun Sidrap
Pertamina juga mengingatkan agar LPG 3 kilogram digunakan sesuai peruntukannya. Delapan sektor usaha yang tidak berhak menggunakan LPG subsidi diharapkan beralih ke Bright Gas atau produk nonsubsidi lainnya agar distribusi tetap tepat sasaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
Terkini
-
Bupati Gowa Husniah Talenrang Lakukan Perlawanan Hukum
-
Sulbar Dikepung Asap, Kenali 5 Tanda Bahaya Ini Sebelum Terlambat ke Rumah Sakit
-
Surat Perpisahan Emosional Appi ke Golkar: 'Saya Pamit Sebagai Kader, Tapi Tidak Sebagai Kawan'
-
Udara Kota Palu Masuk Kategori Tidak Sehat, BMKG Ungkap Penyebab Utamanya
-
Kapten Asal Gowa Lepas dari Cengkeraman Perompak Somalia: Pura-pura Mati, Ditendang di Anjungan