- Perjalanan membawa pulang Bilqis ke pelukan keluarganya di Makassar bukan perkara mudah
- Korban berpindah-pindah hingga masuk ke dalam hutan
- Negosiasi tak bisa dilakukan sembarangan. Suku Anak Dalam dikenal tertutup dan sangat menjaga wilayah mereka.
“Kami harus mundur empat jam ke dalam hutan, lalu minta bantuan tokoh adat untuk bernegosiasi.”
Dua Malam Negosiasi dan Air Mata di Hutan
Negosiasi tak bisa dilakukan sembarangan. Suku Anak Dalam dikenal tertutup dan sangat menjaga wilayah mereka.
Polisi datang tanpa senjata mencolok, membawa pesan damai. Ketua adat menjadi jembatan dialog.
“Satu kampung itu memang ekstrem. Kami pakai pendekatan adat dan humanis,” tutur Nasrullah.
“Tapi ternyata Bilqis sudah berpindah lagi ke kelompok lain di hutan.”
Butuh dua malam dan satu hari penuh bagi tim untuk membujuk dan meyakinkan para pemangku adat agar anak itu dikembalikan.
Akhirnya, di tengah suasana haru, Bilqis diserahkan. Beberapa warga Suku Anak Dalam bahkan menangis.
“Mereka sudah sayang sekali sama anak ini,” kata Nasrullah pelan.
Baca Juga: Terlibat Jual 10 Bayi Lewat Medsos, Ini Sosok 4 Tersangka Penculikan Bilqis
“Katanya mau rawat di hutan. Tapi setelah dijelaskan, mereka ikhlas menyerahkan. Tak ada tebusan, semua lewat dialog.”
Pulang ke Makassar
Kini, Bilqis sudah kembali ke rumahnya di Makassar. Wajah mungil itu tersenyum dalam pelukan keluarga.
Tak ditemukan tanda kekerasan, dan kondisi mentalnya dinyatakan baik.
Kasus ini membuka tabir besar jaringan perdagangan anak lintas provinsi yang memperjualbelikan bayi dan balita lewat TikTok dan WhatsApp.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menyebut sindikat ini sudah sembilan kali melakukan aksi serupa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Review Kamera Samsung Galaxy S26 Series: Nightography, Zoom Hingga 100X, dan Video Stabil
-
Lowongan Kerja Palsu: Mahasiswi di Makassar Disekap Lalu Diperkosa
-
Wamenhan RI Puji Langkah Andi Sudirman Bentuk Komcad ASN
-
Andi Sudirman: Komcad ASN Sulsel Harus Jadi Teladan
-
Jaksa Gadungan Ditangkap di Kendari