- Potensi bahaya saat ini berupa erupsi yang menghasilkan lontaran material pijar dan paparan abu vulkanik
- Tercatat kemunculan gempa vulkanik dangkal sebanyak 18 kali
- Aktivitas vulkanik Gunung Ruang berada pada status Level II atau waspada
SuaraSulsel.id - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau warga tidak melakukan aktivitas di radius bahaya Gunung Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut).
"Potensi bahaya saat ini berupa erupsi yang menghasilkan lontaran material pijar dan paparan abu vulkanik yang bergantung pada arah dan kecepatan angin serta lahar bila hujan deras turun di sekitar Gunung Ruang," sebut Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam keterangan yang diterima di Manado, Selasa (11/11).
Dalam laporan itu disebutkan sejak 4 Juli 2025 gempa vulkanik sudah mulai tercatat karena stasiun RUA3 telah diperbaiki dan mengirim data ke Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Ruang dengan normal.
Pada periode 16-31 Oktober 2025, kata dia, tercatat kemunculan gempa vulkanik dangkal sebanyak 18 kali atau rata-rata sebanyak 0-2 per hari.
Kemunculan gempa tersebut biasanya berkaitan dengan magma migrasi atau magma naik ke permukaan.
Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, lanjutnya, aktivitas vulkanik Gunung Ruang, berada pada status Level II (Waspada) dengan sejumlah rekomendasi.
Antara lain masyarakat sekitar dan pengunjung/wisatawan diharapkan tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius dua kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.
Masyarakat juga diimbau selalu menggunakan masker untuk menghindari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernafasan.
Selanjutnya, kata dia, masyarakat yang berada di luar radius dua kilometer diharapkan tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang erupsi dan tetap mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Ruang melalui aplikasi Magma Indonesia.
Baca Juga: Gunung Ibu Erupsi Malam Ini! Abu Vulkanik Setinggi 400 Meter Sembur ke Udara
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mau Tambah Daya Listrik Rumah? PLN Beri Diskon 50% Spesial Kemerdekaan, Cuma Sampai Tanggal Ini
-
Kebijakan Baru Pemkot Makassar Bikin Pusing Pemulung dan Pengangkut Sampah
-
Naik Hercules TNI AU, 30 Ton Bantuan Pemprov Sulsel Meluncur ke Titik Gempa NTT
-
Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen
-
Tanggap Gempa NTT, BRI Peduli Hadirkan 3 Posko Logistik dan 1 Dapur Umum