- Air laut meluap dan menggenangi pemukiman warga di Kelurahan Maesa
- Warga terdampak, terdapat satu ibu hamil, dua bayi, sebelas balita, dan tiga lansia
- BPBD Kabupaten Parigi Moutong telah turun ke lapangan melakukan asesmen
SuaraSulsel.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaporkan sebanyak 40 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir rob.
Terjadi di Kelurahan Maesa, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, pada Senin (10/11) malam.
“Dari total warga terdampak, terdapat satu ibu hamil, dua bayi, sebelas balita, dan tiga lansia. Meski begitu tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Akris Fattah Yunus, di Palu, Selasa (11/11).
Ia mengatakan banjir rob terjadi akibat air laut pasang yang bersamaan dengan curah hujan tinggi, sehingga menyebabkan air laut meluap dan menggenangi pemukiman warga di Kelurahan Maesa.
Menurut dia, banjir sempat mengganggu aktivitas warga, namun air sudah surut dan situasi di wilayah tersebut kini berangsur normal.
“Saat ini air sudah mulai surut dan situasi di wilayah tersebut kini berangsur normal,” katanya.
Ia menerangkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Parigi Moutong telah turun ke lapangan melakukan asesmen untuk langkah penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil asesmen, kata dia, kebutuhan mendesak yakni perbaikan saluran pembuangan air dan pembangunan tanggul penahan air laut guna mencegah banjir rob terulang kembali.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang bermukim di kawasan pesisir agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi air laut pasang dan curah hujan tinggi. (Antara)
Baca Juga: Krisis Gaji P3K di Donggala, Ini Kata Gubernur Sulteng
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
CCTV Polsek Ponrang Rusak Dikencingi Kucing saat Pengamanan 7 Mobil Muat BBM Diduga Ilegal
-
ESDM: Kegempaan Gunung Awu di Kepulauan Sangihe Meningkat
-
Tanya Soal Jasa Medis, Wartawan di Palu Malah Dimaki Pejabat: Mau Berteman atau Cari Masalah?
-
Sekda Sulbar Ajak Masyarakat Tidak Berlebihan Rayakan Idul Adha