- Lima hari setelah pengumuman kelulusan ayah meninggal dunia
- Selama lima bulan. Tidak boleh keluar, tidak boleh pulang.
- Ia memeluk batu nisan seperti ingin memeluk sosok yang selama ini hanya hadir dalam ingatan
Ia berziarah ke makam ayahnya di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Ia tak sendiri. Kepala SPN Batua, Kombes Pol Syamsu Ridwan, turut mendampingi perjalanannya.
Dari wajahnya yang tegas, ada sorot haru saat menyaksikan anak didiknya itu menunduk di depan pusara ayahnya.
Dalam video yang kemudian viral di media sosial, Habib tampak menatap nisan ayahnya lama sekali.
Ia mencium tanah, menaruh topi polisi di atas makam, lalu memberi hormat dengan sikap sempurna.
Setelah itu, ia tersungkur, menangis tersedu-sedu. Suara tangisnya pecah di sela-sela doa.
Ia memeluk batu nisan seperti ingin memeluk sosok yang selama ini hanya hadir dalam ingatan.
"Saya cuma mau bilang kalau saya sudah lulus, Pak. Saya sudah pakai seragam ini," katanya lirih di hadapan pusara ayahnya.
Kini, setiap kali ia rindu ayahnya, Habib kerap menatap topi polisinya lama-lama. Topi yang ia letakkan di nisan ayahnya itu bukan sekadar simbol profesi, tapi pengingat janji.
Baca Juga: Anak-Anak Ikut Demo Tolak PLTSa di Makassar
Janji untuk tetap kuat, jujur, dan mengabdi dengan hati.
"Kalau saya lelah latihan, saya ingat ayah. Dulu beliau yang selalu ingatkan saya buat belajar. Sekarang saya ingin buktikan, saya bisa jadi polisi yang beliau banggakan," kata Habib.
Bagi banyak orang, kisah Muhammad Habib adalah potret sederhana tentang perjuangan yang tak selalu manis. Tentang kehilangan yang justru menyalakan semangat baru.
Momen itu membuat banyak orang yang menonton video ikut menitikkan air mata.
Bukan hanya karena kesedihannya, tapi karena ketulusan cinta seorang anak yang terus berbakti meski orang tuanya telah tiada.
Kepala SPN Batua, Kombes Pol Syamsu Ridwan mengaku tergerak melihat keteguhan hati Habib.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
16 Tahun Kumpul Recehan Hasil Pungut Rumput Laut, Nenek 86 Tahun Akhirnya Berangkat Haji
-
30 Tahun Jadi Sopir Truk, Ladalle Akhirnya Berangkat Haji: Menabung dari Upah Rp30 Ribu
-
Gibran Rakabuming: Pak JK Adalah Idola Saya
-
Kaltim Membara! Protes Kebijakan Gubernur Berujung Bentrok, Inilah Sejarah Provinsi Kaya Ini
-
Dari Beauty Class hingga Womenpreneur Bazaar, BRI Rayakan Kartini dengan Pemberdayaan Nyata