- 1 tahun pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka
- 20 surat pemberitahuan aksi aliansi mahasiswa di Makassar
- Kondisi dan situasi pada titik aksi masih kondusif
SuaraSulsel.id - Sebanyak 2.278 personel kepolisian dari Polda Sulsel, Polrestabes, Polres Pelabuhan Makassar dan Satuan Brimob Polda Sulsel disiagakan.
Untuk penjagaan dan pengawalan pengamanan aksi mahasiswa pada momen 1 tahun pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Makassar, Sulawesi Selatan.
"Personel gabungan disiagakan dan disebar sesuai 20 surat pemberitahuan aksi aliansi mahasiswa dalam menyikapi setahun pemerintahan Prabowo-Gibran yang dilantik pada 20 Oktober 2024," ujar Kepala Seksi Humas Polrestabes Makassar AKP Wahiduddin di Makassar, Senin (20/10).
Ia menjelaskan personel itu diturunkan antara lain di bawah jembatan layang Jalan Andi Pangeran Pettarani-Urip Sumoharjo, lalu Jalan Urip Sumoharjo di dekat Kampus Universitas Muslim Indonesia.
Selain itu, di depan Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan sekitar Kampus Unhas, Jalan Sultan Alauddin pada sekitar area Kampus UIN Alauddin Makassar dan Universitas Muhammadiyah Makassar.
Sejauh ini, kondisi dan situasi pada titik aksi kumpul di bawah jembatan layang masih kondusif dan sejumlah aktivis mahasiswa masih bersiap-siap di depan kampus mereka.
Polisi juga sudah menyiagakan kendaraan taktis seperti water canon atau meriam air, dan mobil pengurai massa atau Raisa di bawah jembatan layang setempat .
Pihaknya mengimbau kepada pengguna jalan maupun masyarakat agar menghindari titik pusat aksi seperti jalur di bawah jembatan layang dan sekitarnya.
Jalan Sultan Alaudin dan dan memilih jalan alternatif lai guna menghindari kepadatan kemacetan.
Baca Juga: Kisah Haru Ibu Rumah Tangga Pemenang Rumah di Jalan Sehat HUT Sulsel
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Tinggalkan Keluarga 3 Tahun, Ini Alasan Emosional Darije Kalezic Kembali ke PSM Makassar
-
Bukan Sekadar Publikasi, Riset Rp120 Miliar Australia-Indonesia Ini Wajib Selesaikan Masalah Rakyat
-
5 Fakta Menstruasi Wajib Diketahui Remaja Putri, Jangan Lagi Percaya Mitos!
-
Tim SAR Temukan Satu Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa
-
Kepala Ditutup Tangan Diborgol, Begini Proses Pemindahan 79 Napi Paling Berbahaya ke Nusakambangan