Sementara itu, pelaku langsung melarikan diri usai menikam korban. Polisi yang menerima laporan segera melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku di wilayah hukum Polsek Ponre.
Saat diamankan, kondisi pelaku disebut masih dipengaruhi minuman keras. Bau alkohol tercium dari tubuhnya dan ia pun sulit memberikan keterangan kepada penyidik.
"Terduga pelaku masih dalam pengaruh alkohol sehingga belum bisa dimintai keterangan lebih jauh," tambah Alvin.
Meski begitu, polisi tetap menahan pelaku di Mapolres Bone dan menjadwalkan pemeriksaan intensif.
"Masih dalam pemeriksaan," tegasnya.
Motif Dendam Lama
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa penikaman ini tidak semata-mata karena pengaruh alkohol.
Ada dugaan kuat bahwa aksi tersebut dipicu dendam lama yang berkaitan dengan pemilihan kepala desa (Pilkades) Salebba tahun lalu.
Pelaku diketahui merupakan salah satu pendukung calon kepala desa yang berseberangan dengan korban.
Baca Juga: Mantan Wali Kota Makassar Berkumpul di Karebosi Rayakan HUT RI
Persaingan politik desa tersebut disebut masih menyisakan ketegangan di antara kubu-kubu pendukung.
"Berdasarkan keterangan sementara motif penyerangan berhubungan dengan dendam pribadi. Pelaku merupakan pendukung calon kades yang tidak sejalan dengan korban pada Pilkades lalu," ucap Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra.
Kata Rayendra, hingga kini polisi masih terus mendalami motif di balik aksi brutal tersebut.
Aparat juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat untuk mencegah munculnya konflik baru buntut kasus ini.
"Motif pastinya masih kami dalami. Kami juga melakukan pengamanan di sekitar desa agar situasi tetap kondusif," kata Rayendra.
Kasus ini membuat geger warga Bone mengingat korban adalah kepala desa yang masih aktif menjabat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Mau Tambah Daya Listrik Rumah? PLN Beri Diskon 50% Spesial Kemerdekaan, Cuma Sampai Tanggal Ini
-
Kebijakan Baru Pemkot Makassar Bikin Pusing Pemulung dan Pengangkut Sampah
-
Naik Hercules TNI AU, 30 Ton Bantuan Pemprov Sulsel Meluncur ke Titik Gempa NTT
-
Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen
-
Tanggap Gempa NTT, BRI Peduli Hadirkan 3 Posko Logistik dan 1 Dapur Umum