Jika sistem tidak dibenahi segera, penumpukan sampah bisa menjadi masalah serius di masa depan.
"Kita ingin lingkungan bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat," tambah Alvian.
Langkah ini juga selaras dengan misi Pemprov Gorontalo untuk membangun kota yang layak huni dan ramah lingkungan.
Pemerintah mendorong sinergi antara pemda, masyarakat, dan pelaku usaha dalam urusan sampah.
Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperkuat kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.
Gubernur juga menyoroti pentingnya pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), terutama limbah medis.
Pada Senin (9/6), Gubernur Gusnar meninjau fasilitas pengolahan limbah B3 di Talumelito, Kabupaten Gorontalo.
Fasilitas tersebut menggunakan teknologi insinerator untuk membakar limbah medis secara aman dan efisien.
Insinerator ini mampu membakar 200 kilogram limbah per jam, sesuai standar perlindungan lingkungan.
Baca Juga: Murid Dipukul Kepala Sekolah? DPRD Gorut Ngamuk, Janji Usut Tuntas!
Tujuan penggunaan insinerator bukan hanya pembakaran, tapi menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Limbah medis harus ditangani secara profesional, bukan sembarang dibakar," ujar Gubernur Gusnar.
Ia menambahkan, fasilitas itu juga diharapkan dapat menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kerja sama regional.
Pemprov menjajaki kolaborasi pengelolaan limbah dengan provinsi tetangga seperti Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.
"Ini peluang besar. Kita bisa tingkatkan PAD sekaligus jaga kesehatan dan lingkungan," kata Gubernur.
Data menunjukkan ada 147 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Gorontalo sebagai penghasil limbah medis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Viral Kandang Babi di Area Gudang Farmasi Makassar, Begini Pengakuan Pemilik
-
Mentan Amran Sulaiman Perintahkan Perbaikan Tanggul Sultra Selesai 2 Minggu
-
Peneliti UNG Temukan Rahasia Awetkan Ikan Pakai Kunyit
-
Bupati Sitaro Ditahan, Kejati Sulut Bongkar Fakta Mengejutkan Dugaan Korupsi Dana Bencana
-
Kapan Hari Raya Idul Adha 2026 Versi Pemerintah Indonesia? Ini Penjelasan Kemenag