SuaraSulsel.id - Masyarakat Sulawesi Selatan sudah bisa menukarkan uang rupiah selama bulan ramadan dan menjelang Idulfitri. Bank Indonesia sudah menyiapkan uang layak edar (ULE) sebanyak Rp5,1 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda mengatakan tahun ini, BI menyiapkan Rp5,1 triliun di bulan ramadan dan Idulfitri. Angka ini mengalami kenaikan sembilan persen dari tahun sebelumnya.
"Karena mobilitas masyarakat yang terus meningkat dan perkembangan perekonomian yang semakin membaik, jumlahnya meningkat 9 persen lebih tinggi dibandingkan tahun lalu," kata Rizki di Masjid Al- Markaz Makassar, Selasa, 4 Maret 2025.
Ia menjelaskan, layanan penukaran uang rupiah terlebih dahulu dilakukan di aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (Pintar). Masyarakat bisa mengetahui jadwal, lokasi pelaksanaan, dan kebutuhan pecahan lewat aplikasi tersebut. Sehingga lebih nyaman.
Setelah melakukan pemesanan, BI bersama perbankan akan menyiapkan pecahan yang dibutuhkan.
Penukaran uang rupiah dapat dilakukan di lokasi-lokasi strategis di 24 kabupaten kota di Sulsel. BI menyiapkan 70 sebaran titik lokasi penukaran.
Rizki merinci, untuk layanan penukaran sinergi perbankan akan dilakukan pada 17-27 Maret di kantor Bank yang ada di seluruh kabupaten/kota. Total ada 58 titik yang terdiri dari 14 loket di Makassar, sisanya 44 loket bank di luar Makassar.
Kemudian, layanan ritel rumah ibadah ada 8 titik masjid di Makassar dan ada 4 titik di luar Makassar, 4 titik juga di Enrekang, Sidrap, Selayar, dan Gowa.
Untuk layanan terpadu yang akan dilaksanakan pada 17-19 Maret ada 2 titik di Makassar, yakni di Balai M Jusuf dan di Musemum Balla Lompoa, Gowa.
"Kemudian layanan tematik yakni serambi Phinisi yaitu pada 20 Maret di Pulau Lae-lae dan Lakkang," urainya.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Ubah Aturan Hari Kerja dan Pakaian Dinas Pegawai
Namun, ia mengimbau masyarakat menukar uang sesuai kebutuhan.
Bank Indonesia juga membatasi penukaran dengan maksimum sebesar Rp4,3 juta per orang.
Rinciannya, pecahan uang Rp50 ribu sebanyak 30 lembar atau Rp1,5 juta, lalu Rp 20 ribu sebanyak 25 lembar atau Rp500 rb, Rp 10 ribu sebanyak 100 lembar atau Rp1 juta, 5 ribu sebanyak 2 ribu lembar atau Rp1 juta, uang 2 ribu sebanyak 100 lembar atau Rp200 ribu dan 1000 sebanyak 100 lembar atau Rp100 ribu.
Namun, masyarakat bisa menukarkan uang rupiah khusus Rp75 ribu maksimal 200 lembar per orang yaitu dengan total Rp15 juta.
Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi juga mendorong agar masyarakat lebih meningkatkan transaksi pembayaran digital. Menurutnya, transaksi tanpa uang tunai bisa lebih cepat dan nyaman.
Ia juga berharap, pendistribusian uang berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
"Kami mengajak masyarakat bagaiamana menumbuhkan rasa cinta, bangga, dan paham plus juga bijak dalam menggunakan rupiah," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Tangis Bupati Gowa Pecah Lihat Kondisi Warga Miskin Ekstrem
-
Kampung Nelayan di Sulsel Ekspor Perdana Ikan Segar ke Arab Saudi
-
Waspada! Begini Rentetan Modus Jaksa Gadungan di Sulsel
-
CEK FAKTA: Benarkah Air Sinkhole di Limapuluh Kota Menyembuhkan Penyakit?
-
Begini Perkembangan Terbaru Penanganan Kasus di Morowali oleh Polda Sulteng