- Sebanyak 500 ASN Pemprov Sulawesi Selatan akan mengikuti seleksi dan pelatihan Komcad selama dua bulan mulai April 2026.
- Pelatihan Komcad bertujuan memperkuat pertahanan negara melawan ancaman non-konvensional seperti narkoba dan pembalakan hutan.
- Secara nasional, 4.000 ASN dari 49 kementerian dijadwalkan mengikuti program sukarela ini untuk menanamkan nasionalisme.
SuaraSulsel.id - Sebanyak 500 aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tengah bersiap mengikuti seleksi dan pelatihan Komponen Cadangan (Komcad).
Program ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan negara, sekaligus menanamkan semangat bela negara di kalangan birokrasi.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan minat ASN untuk mengikuti program tersebut cukup tinggi.
Dari hampir 600 pendaftar, sekitar 500 orang akan diseleksi untuk mengikuti pelatihan dasar kemiliteran selama dua bulan.
"Yang daftar hampir 600 orang. Nanti yang terseleksi sekitar 500, terdiri dari 330 ASN provinsi dan 170-an dari kabupaten/kota," ujarnya, Kamis, 26 Februari 2026.
Menurut Sudirman, peserta yang lolos umumnya berusia di bawah 35 tahun sebagai syarat utama.
Mereka akan menjalani pelatihan fisik dan kedisiplinan dengan standar mendekati pendidikan militer dasar.
Namun ia menegaskan, Komcad yang disiapkan bukan untuk kepentingan perang dalam arti konvensional.
"Komcad ini kita siapkan bukan untuk perang pertempuran. Tapi perang melawan pembalakan hutan, perang melawan narkoba, perang melawan ketertiban sosial. Seperti itu konsepnya," kata dia.
Baca Juga: Banjir Landa Kota Makassar, Gubernur Sulsel Kerahkan Tim Tagana dan Dinsos
Meski demikian, persyaratan untuk menjadi Komcad tetap ketat. ASN yang ingin bergabung harus berusia 18-35 tahun, sehat jasmani dan rohani sesuai standar militer, tidak memiliki catatan kriminal, serta mendapatkan izin tertulis dari atasan langsung.
Peserta juga wajib mengikuti seleksi dan Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) selama kurang lebih dua bulan.
Status kepegawaian peserta bisa berasal dari pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
"Dari PNS dan PPPK," ucapnya.
Wakil Menteri Pertahanan RI, Donny Ermawan Taufanto, menyebut partisipasi 500 ASN dari Sulsel sebagai langkah yang signifikan. Saat ini jumlah pegawai di lingkungan Pemprov Sulsel mencapai sekitar 31.000 orang.
"Ada 500 ASN Pemprov Sulsel siap jadi Komcad. Saat ini, jumlah pegawai Pemprov Sulsel 31 ribu. Itu jumlahnya sudah sangat luar biasa. Bisa menambah kekuatan TNI," kata Sudirman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
PSIM Yogyakarta Tumbang di Kandang, Van Gastel: Kami Hanya Kurang Beruntung
-
Ratusan Siswa SMAN 2 Makassar Demo Buntut Dugaan Pelecehan Seksual
-
Makassar Dikepung Asap, Wali Kota Periksa Ruangan RSUD Daya
-
7 Calon Rektor UNM Menjalani Pemeriksaan Kesehatan
-
Pelatih PSIM Kirim Pesan Menohok Jelang Lawan PSM Makassar